“Kalau datang, harus jelas tujuannya untuk membantu mengatasi masalah,” imbuhnya.
Tak cuma kritik, Prabowo juga memberi ultimatum. Ia meminta semua menteri dan jajarannya menyesuaikan tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam penanganan darurat ini. Datang ke lapangan itu wajib dibarengi aksi. Titik.
Pertanyaan-pertanyaan praktis ia sodorkan sebagai contoh. Misalnya, saat daerah kekurangan air bersih, apa langkah konkret yang diambil? Atau ketika pasokan BBM terhambat karena isolasi, solusinya seperti apa? Intinya sederhana tapi mendasar.
“Rakyat jangan cuma ditengok,” katanya dengan nada tinggi, “tapi ditolong.”
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir