Muhammad Kenzie Alfarizi: Bocah Hilang di Jambi Sejak 2022, Harapan Kembali Setelah Penemuan Bilqis

- Kamis, 13 November 2025 | 00:25 WIB
Muhammad Kenzie Alfarizi: Bocah Hilang di Jambi Sejak 2022, Harapan Kembali Setelah Penemuan Bilqis

Kisah Pilu Muhammad Kenzie: Bocah Hilang di Jambi Sejak 2022, Harapan Kembali Hidup Setelah Penemuan Bilqis

Keluarga di Dusun Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi, masih dirundung duka. Muhammad Kenzie Alfarizi, sang buah hati, belum juga ditemukan setelah menghilang pada 1 September 2022 silam.

Momen Hilangnya Kenzie

Kejadian itu berlangsung cepat pada pukul 09.00 WIB. Saat itu, sang ibu, Firda Muslimah, sedang berjualan. Kenzie yang sedang bermain di depan rumah, tiba-tiba lenyap. Pencarian segera dilakukan oleh orang tua dan warga sekitar.

"Biasanya dia main ke SD dekat rumah, saya kira begitu juga saat itu. Tapi ternyata setelah dicari, sudah tidak ada," kenang Firda dalam sebuah podcast.

Ada Saksi Mata yang Melihat

Ada titik terang saat seorang warga melaporkan melihat Kenzie dibonceng seorang perempuan menggunakan motor Scoopy warna krem. Sayangnya, sang saksi mengira perempuan itu adalah keluarga, sehingga tidak mencegahnya.

Firda menggambarkan ciri fisik Kenzie: memiliki uyeng-uyeng di kepala, dagu belah, dan bentuk kepala yang sedikit lebih tipis di sisi kanan.

Laporan Polisi dan Pembentukan Tim Khusus

Keluarga telah melaporkan hilangnya Kenzie ke Polres Bungo. Sayangnya, selama dua tahun, laporan itu belum membuahkan hasil. Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, meminta waktu karena ini adalah kasus lama yang perlu penyelidikan mendalam.

Baru belakangan ini, dibentuk tim khusus gabungan dari empat polres, yaitu Bungo, Tebo, Sarolangun, dan Merangin, untuk mengintensifkan pencarian.

Harapan Baru dari Kasus Bilqis

Penemuan Bilqis, bocah yang diculik di Makassar dan ditemukan di Jambi, menumbuhkan harapan baru bagi Firda. Lokasi penemuan Bilqis yang tidak jauh dari tempat tinggalnya membuatnya berharap nasib serupa terjadi pada Kenzie.

Firda berharap media dan publik dapat membantu memviralkan kasus ini agar Kenzie dapat ditemukan. "Sekarang kalau tidak viral, kan tidak terungkap," ujarnya penuh harap.

Hingga kini, pencarian Muhammad Kenzie Alfarizi masih terus berlangsung. Keluarganya tidak pernah berhenti berharap sang anak akan kembali ke pelukan mereka.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar