Senin kemarin, pasar modal Indonesia menyuguhkan secercah angin segar. Setelah beberapa waktu sepi, investor asing mulai lagi melirik saham-saham di Bursa Efek Indonesia. Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara, mengamati gelagat positif ini meski ritme perdagangan secara keseluruhan masih terbilang lesu.
"Hari ini kan hari pertama setelah akhir pekan dan beberapa pengumuman penting," ujar Pandu.
Ia melanjutkan, "Aktivitas trading memang agak menurun, tapi ada sinyal bagus: kita catat net foreign buy di sesi pertama."
Menurutnya, pasar sedang dalam proses koreksi yang cukup jelas. Saham-saham yang sebelumnya melambung tinggi, atau dianggap kurang menarik untuk investasi jangka panjang, kini sedang mengalami tekanan jual. Namun begitu, situasi ini justru membuka peluang.
"Banyak saham dengan valuasi sangat tinggi, bahkan yang uninvestable, itu sedang dikoreksi," jelas Pandu.
"Tapi di sisi lain, saham-saham dengan fundamental kuat malah dibeli. Mereka bergerak positif."
Artikel Terkait
OJK Siap Buka Data Kepemilikan Saham di Atas 1% Usai Pertemuan dengan MSCI
OJK Siap Buka Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen Usai Pertemuan dengan MSCI
Paradise Indonesia Pacu Pendapatan Berulang, Bidik 75% dari Total Pemasukan pada 2026
APBN Siap Danai Gerakan Gentengisasi Prabowo untuk Perbaiki Pemandangan Indonesia