Asap sudah sirna, tapi masalahnya belum. Kebakaran di sebuah pabrik pestisida di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, ternyata menyisakan dampak yang mengalir jauh. Sungai Jaletreng, yang berada tak jauh dari lokasi, kini tercemar oleh bahan kimia berbahaya.
Pemerintah kota langsung bergerak cepat. Di tepian sungai yang mulai menebar bau tak sedap itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga, tampak memantau langsung upaya penanggulangan. Menurutnya, langkah pertama yang diambil adalah dengan menggunakan karbon aktif.
Namun begitu, bau menyengat dari sungai tetap jadi keluhan warga. Untuk mengatasi itu, Pemkot mencoba solusi lain: menyebarkan N Level 1. Teknologi ini biasa dipakai untuk membuat pupuk organik secara instan, tapi kali ini fungsinya ditekankan untuk menetralisir bau.
Di sisi lain, Pilar Saga menyoroti akar masalahnya. Kebakaran itu, katanya, memperlihatkan kelalaian serius. Pabrik itu nyaris tak punya proteksi kebakaran yang memadai, baik pasif maupun aktif. Fakta itu membuatnya geram.
Artikel Terkait
DPR Optimistis Kapal Pertamina di Selat Hormuz Segera Dilepaskan Iran
Politisi PDIP Ragukan Efektivitas WFH ASN Setiap Jumat
Gubernur DKI Tegaskan WFH Jumat Tak Berlaku untuk Pejabat dan Layanan Publik
ASN Pemda Dapat Opsi WFH Setiap Jumat Mulai April 2026