SDN Curugtelu Ambruk 2 Tahun! Dedi Mulyadi Bongkar Masalah ini ke Bupati Tasikmalaya

- Jumat, 17 Oktober 2025 | 16:30 WIB
SDN Curugtelu Ambruk 2 Tahun! Dedi Mulyadi Bongkar Masalah ini ke Bupati Tasikmalaya
Kondisi Memprihatinkan SDN Curugtelu Tasikmalaya, Dedi Mulyadi Turun Tangan - Berita Terkini

SDN Curugtelu Tasikmalaya Ambruk 2 Tahun, Dedi Mulyadi Respons Keluhan Siswa dan Colek Bupati

Kondisi memprihatinkan dialami oleh siswa-siswi SDN Curugtelu di Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Bangunan sekolah mereka telah mengalami kerusakan parah dan ambruk sejak dua tahun yang lalu, memaksa proses belajar mengajar dilakukan di halaman sekolah.

Fakta di lapangan menunjukkan keadaan yang sangat memprihatinkan. Atap sekolah telah runtuh, dinding-dinding dipenuhi lumut, jendela-jendela dalam keadaan pecah, dan lantai gedung menjadi becek setiap kali hujan turun. Akibatnya, para siswa terpaksa belajar di luar ruangan dengan fasilitas seadanya selama dua tahun terakhir.

Video Viral Siswa Meminta Bantuan

Keprihatinan ini akhirnya tersampaikan melalui sebuah video sederhana yang dibuat oleh para siswa. Dalam video yang kemudian viral di media sosial tersebut, seorang siswi dengan jilbab menyampaikan permohonan langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

"Assalamualaikum Pak Dedi, abdi hoyong sakola anu layak. Abdi tos dua tahun belajar di luar sakola. Pamugi aya perhatosanna. Bapak cobi tingal? (Assalamualaikum Pak Dedi, saya ingin sekolah yang layak. Saya sudah dua tahun belajar di luar sekolah. Semoga ada perhatiannya. Bapak coba lihat?)," tutur siswi tersebut.

Respon Cepat Dedi Mulyadi

Gubernur Dedi Mulyadi merespon keluhan tersebut dengan cepat. Melalui unggahan di akun Instagramnya pada Kamis (16/10/2025), dia berjanji akan segera menurunkan tim khusus ke lokasi untuk mengevaluasi dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangun kembali sekolah.

"Sebenarnya, pembangunan sekolah dasar itu menjadi kewajiban bupatinya melalui anggaran pemerintah kabupaten. Tapi karena ini mendesak, saya akan langsung turunkan tim ke lokasi," tegas Dedi.

Dia menegaskan bahwa tanggung jawab perbaikan sarana pendidikan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Dedi juga memastikan akan segera menghubungi Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, untuk memprioritaskan perbaikan ini.

Prioritas Anggaran yang Dipertanyakan

Situasi ini semakin ironis mengingat Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sebelumnya telah merilis daftar 53 sekolah dasar yang akan direvitalisasi dengan total anggaran lebih dari Rp45 miliar. Sayangnya, nama SDN Curugtelu tidak termasuk dalam daftar prioritas perbaikan tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Solihin, mengaku pihaknya telah mengetahui kondisi SDN Curugtelu. "Kami sudah mengusulkan revitalisasi pada tahun 2026 dan mudah-mudahan anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat lebih besar. Karena masih banyak sekolah lain yang juga perlu diperbaiki," ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penyemangat untuk para siswa. "Salam buat anak-anakku tersayang, sehat selalu dan tetap semangat untuk sekolah. Tim saya akan datang ke sana untuk melihat dan menghitung berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali sekolah yang sudah dua tahun tidak bisa digunakan itu," ucapnya penuh haru.

Sumber: MURIANETWORK.COM

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar