Dedi Mulyadi tampak sumringah. Lewat sebuah video di Instagram, politisi senior itu menyampaikan ucapan selamatnya untuk seluruh masyarakat Jawa Barat. Alasannya? Ada kabar bagus yang patut dirayakan.
Rupanya, provinsi itu baru saja meraih prestasi gemilang. Jawa Barat berhasil menduduki peringkat pertama sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi se-Indonesia. Pencapaian ini bahkan menggeser posisi DKI Jakarta. Tak heran, Dedi tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
"Selamat pagi kepada seluruh warga Jawa Barat di mana pun berada," ujarnya.
Ia lalu menyampaikan terima kasih yang mendalam. Rasa syukur itu ditujukan ke semua lapisan, mulai dari level paling bawah hingga para pemimpin daerah.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang dipimpin oleh para ketua RT, RW, Kepala Dusun, Kepala Desa. Kuwu Kepala Kelurahan, Jaro, Camat, Bupati dan Wali Kota, Kepala Badan Penanaman Modal, saya ucapkan terima kasih, dan seluruh jajaran yang telah menjaga investasi di Jawa Barat," jelas Dedi dalam video yang diunggah Selasa (20/1/2025) itu.
Angkanya memang luar biasa. Total realisasi investasi di Jabar pada tahun 2025 mencapai Rp 296,8 triliun. Jumlah fantastis itu menyumbang sekitar 15,4 persen dari total investasi nasional. Sungguh pencapaian yang tak main-main.
Yang menarik, prestasi ini datang dari dua sisi sekaligus. Untuk investasi asing atau PMA, Jawa Barat juga unggul di posisi puncak dengan nilai USD 9,2 miliar. Sementara Jakarta, ibu kota negara, harus puas di peringkat ketiga dengan USD 6,0 miliar.
Di sisi lain, untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Jabar berada di urutan kedua dengan Rp 148,8 triliun. Tetap saja, ini adalah hasil yang sangat solid.
Bagi Dedi, angka-angka ini bukan sekadar statistik. Ia melihatnya sebagai pintu menuju hal yang lebih konkret: lapangan kerja. Itulah harapan besarnya.
"Seluruh rangkaian ini mudah-mudahan melahirkan kesempatan kerja yang terbuka sehingga masyarakat Jawa Barat bisa bekerja, tidak menjadi pengangguran di daerahnya sendiri," harapnya.
Di akhir pesannya, ia menegaskan satu hal. Semua investasi yang masuk ini harus benar-benar dijaga. Tujuannya jelas: mendongkrak kesejahteraan ekonomi rakyat Jawa Barat secara keseluruhan.
"Semoga seluruh layanan yang disajikan menjadi kebahagiaan bagi kita semua, terima kasih ya," tandas Dedi Mulyadi menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor