Nah, sementara PVMBG masih mengulik sisi geofisikanya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) justru punya dugaan lain. Teguh Rahayu, Kepala BMKG Jawa Barat, menyoroti satu hal: alat pemantau mereka di Bandung sama sekali tidak merekam adanya aktivitas gempa atau pun petir di wilayah Cianjur malam itu.
Dugaan BMKG ini tentu membuka spekulasi lain. Apakah ada aktivitas tertentu, misalnya, yang menimbulkan ledakan dan cahaya di langit? Pertanyaan itu masih menggantung.
Menghadapi situasi yang belum jelas ini, Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, berusaha menenangkan warganya. Dia meminta masyarakat agar tidak panik, meski tetap harus waspada.
Hingga berita ini diturunkan, misteri dentuman dan cahaya merah di langit Cianjur masih belum terpecahkan. Warga di Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi mungkin sudah kembali ke rutinitas. Namun, ingatan tentang malam yang gaduh oleh suara bergemuruh dan langit yang menyala merah itu, pasti masih tersimpan. Mereka menunggu jawaban yang konkret, sementara para ahli masih menyusun puzzle penyebabnya.
Artikel Terkait
Ayah Prada Lucky Diamankan di Pelabuhan, Istri Laporkan KDRT
Janji P3K Berujung Pengkhianatan: Suami Nikahi Rekan Kerja Saat Istri Rawat Ibu Sakit
Tragedi di Minneapolis: Seorang Ibu Tewas Ditembak ICE, Video Bantah Klaim Pembelaan Diri
Gagal Tes Pramugari, Wanita Ini Nekat Terbang Pakai Seragam Palsu