Nah, sementara PVMBG masih mengulik sisi geofisikanya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) justru punya dugaan lain. Teguh Rahayu, Kepala BMKG Jawa Barat, menyoroti satu hal: alat pemantau mereka di Bandung sama sekali tidak merekam adanya aktivitas gempa atau pun petir di wilayah Cianjur malam itu.
Dugaan BMKG ini tentu membuka spekulasi lain. Apakah ada aktivitas tertentu, misalnya, yang menimbulkan ledakan dan cahaya di langit? Pertanyaan itu masih menggantung.
Menghadapi situasi yang belum jelas ini, Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, berusaha menenangkan warganya. Dia meminta masyarakat agar tidak panik, meski tetap harus waspada.
Hingga berita ini diturunkan, misteri dentuman dan cahaya merah di langit Cianjur masih belum terpecahkan. Warga di Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi mungkin sudah kembali ke rutinitas. Namun, ingatan tentang malam yang gaduh oleh suara bergemuruh dan langit yang menyala merah itu, pasti masih tersimpan. Mereka menunggu jawaban yang konkret, sementara para ahli masih menyusun puzzle penyebabnya.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor