Langit malam di kawasan utara Cianjur tiba-tiba tak lagi sunyi. Sekitar pukul sepuluh lewat seperempat, Senin malam lalu, suara gemuruh dan dentuman keras memecah keheningan. Tak lama berselang, kilatan cahaya kemerahan menyapu angkasa. Kejadian itu, tentu saja, bikin warga panik. Mereka berhamburan keluar rumah, hati was-was menanti apa yang bakal terjadi berikutnya.
Dede Sandi, salah seorang warga Kecamatan Cipanas, menggambarkan momen mencekam itu.
Keresahan warga pun sampai ke telinga pihak berwenang. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) langsung menyelidiki. Supartoyo, Penyelidik Bumi Utama di sana, mengaku sudah mencatat laporan tersebut. Menurutnya, dentuman dan cahaya kemerahan itu diduga berkaitan dengan fenomena energi elektromagnetik di atmosfer.
Tapi, di sisi lain, ada yang masih mengganjal. "Kami masih mendalami penyebab pastinya," kata Supartoyo. Soalnya, saat kejadian, tidak terdeteksi aktivitas kegempaan apa pun yang biasanya jadi pemicu fenomena alam semacam ini.
Artikel Terkait
Ayah Prada Lucky Diamankan di Pelabuhan, Istri Laporkan KDRT
Janji P3K Berujung Pengkhianatan: Suami Nikahi Rekan Kerja Saat Istri Rawat Ibu Sakit
Tragedi di Minneapolis: Seorang Ibu Tewas Ditembak ICE, Video Bantah Klaim Pembelaan Diri
Gagal Tes Pramugari, Wanita Ini Nekat Terbang Pakai Seragam Palsu