MURIANETWORK.COM - Angin puting beliung yang menerjang kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, bukan cuma bikin atap rumah berterbangan. Yang bikin heboh, sebuah potongan sayap pesawat ikut melayang dan nyangkut di pemukiman warga. Kejadian ini langsung menyorot keberadaan lokasi penampungan bangkai pesawat di Kampung Jampang yang kerap disebut "kuburan" pesawat. Nah, soal ini, Kementerian Perhubungan angkat bicara.
Intinya, Kemenhub tegas bilang mereka nggak punya tanggung jawab atas tempat penampungan itu. Menurut mereka, urusan keamanan dan pengelolaannya sepenuhnya ada di tangan si pemilik atau penampung bangkai pesawat tersebut.
“Kondisi pesawatnya sudah tidak utuh. Sayapnya terlepas dan bahannya ringan, sehingga bisa terbawa angin kencang,”
kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, seperti dikutip media beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, sayap yang terbawa angin itu jelas bukan dari pesawat yang masih operasional. Dari pengecekan, fisiknya menunjukkan pesawat sudah lama mangkrak. Bahannya aluminium, ringan, makanya gampang terbawa angin kencang.
Artikel Terkait
Prabowo Jelaskan Alasan Tak Tetapkan Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera
Antrean Panjang di Ragunan, Liburan Murah yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Roy Kiyoshi Diperlihatkan Mimpi Buruk: Air Raksasa Ancam 2026
Libur Natal Usai 28 Desember, Kapan Giliran Tahun Baru?