MURIANETWORK.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menekankan pentingnya peningkatan kemampuan tempur pasukan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Arahan ini disampaikan langsung oleh Djamari saat mengunjungi Markas Brigif 18/Trisula, Divisi Infanteri 2 Kostrad di Malang, Jawa Timur, Selasa. Dalam kunjungan kerjanya, Menko Polhukam mendorong satuan elite tersebut untuk selalu siaga dan meningkatkan daya gempur sebagai ujung tombak pertahanan darat nasional.
Kesiapan Tempur dalam Kondisi Genting
Djamari Chaniago menggarisbawahi peran strategis Kostrad sebagai pasukan pemukul yang digerakkan saat negara menghadapi situasi kritis. Oleh karena itu, kesiapan tempur tidak bisa dibangun secara instan, melainkan melalui latihan dan pembinaan yang berkesinambungan setiap harinya. Menurutnya, Brigif 18/Trisula sebagai bagian dari kekuatan inti Kostrad harus mampu bergerak cepat dan memiliki daya gempur yang tinggi.
“Kostrad adalah pasukan strategis yang digerakkan saat negara berada dalam kondisi genting. Pasukan elite dibentuk dan dilatih setiap hari, bukan saat menjelang adanya operasi. Tidak ada toleransi untuk kelalaian sekecil apa pun,” tegas Djamari kepada para prajurit.
Artikel Terkait
Sistem Kesehatan Lebanon Selatan Kolaps di Tengah Serangan Israel
Sari Roti Ekspansi ke Industri Pakan Ternak, Manfaatkan Roti Sisa Produksi
Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Terduga Pelaku Penyerangan ke Tito Karnavian di 2012
Lebih dari 2.500 Pengunjung Padati Kawasan Monas Saat Libur Jumat Agung