Larangan Sawit di Jawa Barat: Dedi Mulyadi Sindir Bupati Cirebon
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi melarang penanaman kelapa sawit di seluruh wilayah provinsi. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dampak lingkungan yang sudah terasa, mulai dari bencana hingga krisis air bersih di sejumlah daerah, disebut-sebut sebagai pemicu utamanya.
Menariknya, larangan ini ternyata sudah dipraktikkan Dedi sejak setengah tahun silam. Saat itu, dia mendapat kabar ada rencana menanam sawit di lereng Gunung Ciremai. Tanpa banyak bicara, dia langsung memerintahkan bupati setempat untuk menghentikan niat itu.
“Enam bulan yang lalu ada yang mau menanam sawit di lereng kuning Ciremai. Cuman saya enggak cerita ke mana-mana. Saya menghentikannya melalui bupati,” ujar Dedi.
Namun begitu, persoalan serupa muncul lagi di wilayah Cirebon. Dan kali ini, Dedi mengaku tak mendapat laporan apa pun. Sindirannya pun meluncur. Menurutnya, keterlambatan penanganan terjadi karena laporan dari tingkat desa atau daerah tak kunjung sampai ke meja kerjanya.
“Kalau yang di Cirebon ini saya enggak ada yang lapor. Kepala desa kalau lapor kan bisa diselesaikan. Gubernur enggak mungkin tahu semua hal setiap waktu,” katanya tegas.
Persoalan ini baru benar-benar disadari setelah masyarakat merasakan sendiri dampak buruknya. Dedi menegaskan, sawit sama sekali tak cocok dengan peruntukan lahan dan karakteristik Jawa Barat. “Kalau sudah di luar peruntukan dan bukan habitatnya, ya diganti dengan tanaman lain,” tegas mantan Bupati Purwakarta itu.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor