Ia mendesak Presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk segera angkat bicara. Langkah itu penting sebagai sinyal ketegasan. Bahwa negara hadir dan berdaulat penuh.
Jelasnya lagi. Intinya, kerja sama ekonomi dengan pihak asing sebesar apapun tidak boleh membuat kita tutup mata. Kasus pidana tetaplah kasus pidana yang harus diselesaikan secara hukum.
Masyarakat kini menunggu. Mereka ingin melihat apakah pemerintahan baru nanti bisa bersikap tegas, atau justru terbelenggu oleh warisan kebijakan investasi dari era sebelumnya. Ujiannya nyata, dan waktu akan menjawab.
"
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor