"Massa membakar rumah hantu dan merusak beberapa wahana lain," tambah Kapolsek.
Di sisi lain, polisi bergerak cepat. Mereka langsung memeriksa instalasi listrik di wahana tersebut. Pengelola pasar malam juga tak luput dari pemeriksaan penyidik. Tujuannya jelas: mencari tahu ada tidaknya kelalaian.
"Semua komponen listrik akan diperiksa untuk mengetahui adanya kelalaian penyedia hiburan. Kami akan pastikan apakah standar keselamatan benar-benar diterapkan," tegasnya.
Menyikapi aksi anarkis itu, polisi pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Mereka meminta warga tidak terprovokasi dan menunggu proses hukum berjalan.
"Kami meminta warga tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan polisi," tutupnya.
Kini, yang tersisa adalah duka keluarga dan pertanyaan besar tentang keselamatan di tempat-tempat hiburan serupa. Sebuah malam yang seharusnya menyenangkan, berubah menjadi tragedi yang memilukan.
Artikel Terkait
Kemarahan Dedi Mulyadi di Gunung Ciremai: Hutan Bukan Tempat Usaha!
Kisah Abah Aloh dan Puluhan Korban Lain yang Masih Menanti Bantuan di Sukabumi
Pejabat Kementerian UMKM Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Pejagan-Pemalang
Dedi Mulyadi Sindir Penjaga Hutan: Lebih Baik Dijaga Kuntilanak!