"Awalnya dia pakai celana pendek dari penyidik, karena aturannya memang tidak boleh pakai celana panjang," jelas Budi. "Tapi karena celana pendek itu kotor, dia minta diganti dengan celana panjang."
Celana panjang itulah yang kemudian dipakainya untuk melakukan aksi gantung diri. Polisi kemudian menemukan jenazahnya tergantung di ruang konseling.
Di sisi lain, tim forensik pun turun tangan. Dokter Farah P Kuarow dari RS Polri Kramat Jati menyebut, pihaknya menerima permintaan visum pada hari yang sama sekitar pukul 11.00 WIB.
"Kami menemukan luka lecet tekan yang melingkari leher. Polanya sesuai dengan kasus gantung diri," ujar Farah.
Dia menambahkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan lain di permukaan tubuh jenazah. Temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa tidak ada perlakuan kasar dari pihak lain sebelum kematiannya.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor