murianetwork.com -- Tersandung kasus pengujian kendaraan yang tidak layak oleh anak perusahaannya, Daihatsu Motor Co., PT Toyota-Astra Motor (TAM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) meminta maaf terhadap konsumen.
Hal ini terjadi setelah hasil investigasi menemukan sebagian besar kendaraan mereka tidak mengalami pengujian yang memadai terkait keselamatan dalam tabrakan.
Meskupun demikian, Toyota Indonesia mengaku bahwa saat ini pengguna Indonesia dapat terus menggunakan mobilnya seperti biasa tanpa harus merasa khawatir.
Hal ini lantaran Daihatsu Indonesia melalui PT Astra Daihatsu Motor telah menjelaskan bahwa dalam kasus ini, mobil Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia tidak berdampak.
Sayangnya, baru-baru ini, dilansir murianetwork.com dari laman bloomberg.com, Toyota akan melakukan recall massal untuk 1 juta kendaraannya.
Ini mrupakan tantangan besar bagi Toyota, lantaran 1 juta mobilnya harus ditarik dari pasaran karena permasalahan sensor occupant classification system (OCS).
Artikel Terkait
Hyundai Creta Alpha Meluncur, Tampil Garang dengan Sentuhan Hitam Dominan
Pasar Otomotif Indonesia 2026: Gelombang Baru Merek Premium dan Listrik Siap Serbu
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia
Geely Pacu Ambisi, Targetkan Jual 3,45 Juta Unit di 2026 Usai Cetak Rekor