murianetwork.com -- Tersandung kasus pengujian kendaraan yang tidak layak oleh anak perusahaannya, Daihatsu Motor Co., PT Toyota-Astra Motor (TAM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) meminta maaf terhadap konsumen.
Hal ini terjadi setelah hasil investigasi menemukan sebagian besar kendaraan mereka tidak mengalami pengujian yang memadai terkait keselamatan dalam tabrakan.
Meskupun demikian, Toyota Indonesia mengaku bahwa saat ini pengguna Indonesia dapat terus menggunakan mobilnya seperti biasa tanpa harus merasa khawatir.
Hal ini lantaran Daihatsu Indonesia melalui PT Astra Daihatsu Motor telah menjelaskan bahwa dalam kasus ini, mobil Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia tidak berdampak.
Sayangnya, baru-baru ini, dilansir murianetwork.com dari laman bloomberg.com, Toyota akan melakukan recall massal untuk 1 juta kendaraannya.
Ini mrupakan tantangan besar bagi Toyota, lantaran 1 juta mobilnya harus ditarik dari pasaran karena permasalahan sensor occupant classification system (OCS).
Artikel Terkait
BYD Kuasai 60% Pasar Kendaraan Listrik Indonesia, Penjualan Melonjak Lima Kali Lipat
Mitsubishi Fuso Perkuat Layanan 24 Jam dan Jaringan Bengkel untuk Efisiensi Armada
Penjualan Mobil Nasional Anjlok 25% pada Maret 2026, Libur Panjang Jadi Penyebab
DFSK Pamerkan Super Cab dengan Crane dan Gelora E Listrik di Giicomvec 2024