Overheat dapat menyebabkan kerusakan pada mesin, seperti kerusakan silinder, piston, dan blok mesin. Oleh karena itu, jika mesin mobil terasa panas berlebihan, segera hentikan kendaraan dan periksa radiator.
Baca Juga: Realme C67 Resmi Dijual 2 Jutaan, Spesifikasi Chipset Banter Berani Diadu
2. Kebocoran air pendingin
Kebocoran air pendingin dapat terjadi pada radiator, selang, atau komponen lainnya. Kebocoran air pendingin dapat menyebabkan mesin mobil menjadi panas dan bahkan overheat.
Untuk mendeteksi kebocoran air pendingin, Anda dapat memeriksa level air pendingin di reservoir. Jika level air pendingin berkurang secara tiba-tiba, maka kemungkinan terdapat kebocoran. Anda juga dapat memeriksa area sekitar radiator untuk mencari tanda-tanda kebocoran, seperti bercak air atau rembesan.
3. Selang radiator bocor
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayobogor.com
Artikel Terkait
BYD Kuasai 60% Pasar Kendaraan Listrik Indonesia, Penjualan Melonjak Lima Kali Lipat
Mitsubishi Fuso Perkuat Layanan 24 Jam dan Jaringan Bengkel untuk Efisiensi Armada
Penjualan Mobil Nasional Anjlok 25% pada Maret 2026, Libur Panjang Jadi Penyebab
DFSK Pamerkan Super Cab dengan Crane dan Gelora E Listrik di Giicomvec 2024