Terakhir, panel indikator yang berkedip-kedip atau mati-hidup. Kalau lampu-lampu kecil di speedometer itu bertingkah, waspadai suplai listrik yang tidak stabil. Cek sebelum masalahnya merembet ke komponen lain.
Nah, begitu tanda-tanda itu muncul, kemana kita harus mengecek? Beberapa komponen ini patut jadi prioritas pemeriksaan.
Aki motor tentu jadi tersangka utama. Dia sumber tenaga listrik. Kalau aki lemah, ya dampaknya langsung terasa: starter lemas, lampu redup, klakson melempem. Kalau usianya sudah lebih dari dua tahun dan sering ngadat, pertimbangkan untuk ganti.
Jangan lupa cek sekring. Komponen kecil ini tugasnya jadi pahlawan pengaman. Dia akan putuskan aliran listrik kalau ada korsleting. Kalau ada fitur listrik yang mati mendadak, buka kotak sekring dan lihat kawat di dalamnya. Putus? Ganti.
Kabel kelistrikan juga rawan. Sebagai jalur distribusi listrik, kabel yang terkelupas, longgar, atau putus bisa bikin aliran listrik tersendat. Kerusakan ini sering disebabkan usia pakai, getaran mesin, atau pemasangan aksesori yang asal-asalan.
Terakhir, perhatikan sistem pengisian. Sistem yang terdiri dari spul dan kiprok ini tugasnya ngisi ulang aki saat mesin hidup. Kalau ini rusak, aki akan cepat tekor dan motor berisiko mogok di tengah perjalanan.
Intinya, jangan tunggu sampai motor benar-benar mogok. Perhatikan sinyal-sinyal kecil dari motor Anda. Pemeriksaan sederhana dan perawatan rutin bisa bikin kendaraan tetap prima dan nyaman dikendarai.
Artikel Terkait
Bugatti Luncurkan Sepeda Rp400 Juta, Lebih Mahal dari Toyota Corolla
Pakar Ingatkan Pentingnya Cek Kaki-Kaki Mobil Usai Mudik
Menteri Kesehatan Ingatkan Cara Pakai Bantal Leher yang Benar Saat Mudik
Stellantis dan Indomobil Bawa Merek Listrik Leapmotor ke Indonesia Tahun Depan