Pakar Ingatkan Pentingnya Cek Kaki-Kaki Mobil Usai Mudik

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:30 WIB
Pakar Ingatkan Pentingnya Cek Kaki-Kaki Mobil Usai Mudik

JAKARTA – Ritual mudik lebaran sudah usai, tapi urusan perawatan mobil belum tentu selesai. Banyak yang fokus cek mesin atau ban, tapi ada satu hal krusial yang sering terlewat: pemeriksaan kaki-kaki mobil. Komponen seperti shockbreaker dan tie rod itu rentan banget rusak setelah ditempa perjalanan jauh nan melelahkan.

Bayangkan saja, perjalanan pulang-pergi kampung bisa ratusan bahkan ribuan kilometer. Jalanannya pun beragam, dari yang mulus sampai yang berlubang dan bergelombang. Kondisi ekstrem begini bikin sistem suspensi dan kaki-kaki mobil kerja keras melebihi aktivitas harian di kota.

Menurut Ferry Jensen, Founder Kyoto Indonesia, tekanan selama mudik itu luar biasa. Kendaraan harus menghadapi segala macam rintangan, mulai dari jalan rusak, kemacetan panjang, sampai perubahan kecepatan yang mendadak. Belum lagi beban mobil yang biasanya lebih berat karena penuh oleh barang dan penumpang. Semua itu memberi tekanan ekstra pada komponen di bagian bawah mobil.

"Gejala kerusakan kaki-kaki sering kali tidak terasa saat penggunaan harian di dalam kota. Namun, saat mobil digunakan untuk perjalanan jauh, masalah bisa muncul tiba-tiba dan mengganggu kenyamanan berkendara,"

Ujar Ferry dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).

Dia memaparkan, kondisi itu berpotensi memunculkan sejumlah masalah kalau ada komponen yang sudah aus. Mobil bisa terasa tidak stabil atau limbung saat bermanuver. Ban juga lebih cepat aus, tidak merata. Sering juga disertai gejala lain seperti setir bergetar atau bunyi-bunyi aneh dari kolong mobil.

Nah, karena itulah pemeriksaan baik sebelum maupun sesudah mudik jadi langkah penting. Tujuannya jelas, biar kendaraan tetap dalam kondisi optimal dan perjalanan kita lebih tenang.

Di sisi lain, Ferry mengakui kalau proses cek kaki-kaki konvensional itu merepotkan. Perlu waktu lama karena harus bongkar-pasang. Alhasil, banyak pemilik mobil yang malas ke bengkel.

"Mengecek kendaraan sebelum mudik adalah ritual wajib, namun proses bongkar-pasang kaki-kaki yang memakan waktu seringkali membuat pemilik mobil enggan. Namun, melalui alat Kyoto Shaking Machine kini pemilik mobil bisa melihat dan mendengar langsung titik kerusakannya secara presisi. Waktu lebih efisien, biaya lebih terukur,"

katanya menjelaskan.

Caranya gimana? Alat itu bekerja dengan menggetarkan roda mobil pakai platform khusus, mensimulasikan kondisi jalan tidak rata. Teknologinya diklaim bisa identifikasi kelonggaran pada suspensi dengan akurasi hingga 99%, sekaligus memungkinkan teknisi melihat pergerakan komponen secara detail. Kerusakan kecil yang biasanya luput dari pemeriksaan manual pun bisa ketahuan.

Beberapa bagian yang bisa dicek antara lain ball joint, tie rod, rack steer, bushing arm, stabilizer link, shock absorber, sampai lower arm.

"Dengan pemeriksaan yang lebih akurat, teknisi dapat memberikan diagnosis yang lebih tepat sehingga pemilik kendaraan dapat mengetahui kondisi mobil secara menyeluruh sebelum melakukan perjalanan jauh,"

tutup Ferry.

Selain urusan kaki-kaki, jangan lupa juga untuk mengecek komponen vital lainnya. Rem, tekanan dan kondisi ban, sistem pendingin mesin, plus oli dan cairan kendaraan harus dipastikan dalam keadaan baik. Pencegahan selalu lebih baik dan lebih hemat daripada memperbaiki kerusakan di tengah perjalanan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar