JAKARTA – Ritual mudik lebaran sudah usai, tapi urusan perawatan mobil belum tentu selesai. Banyak yang fokus cek mesin atau ban, tapi ada satu hal krusial yang sering terlewat: pemeriksaan kaki-kaki mobil. Komponen seperti shockbreaker dan tie rod itu rentan banget rusak setelah ditempa perjalanan jauh nan melelahkan.
Bayangkan saja, perjalanan pulang-pergi kampung bisa ratusan bahkan ribuan kilometer. Jalanannya pun beragam, dari yang mulus sampai yang berlubang dan bergelombang. Kondisi ekstrem begini bikin sistem suspensi dan kaki-kaki mobil kerja keras melebihi aktivitas harian di kota.
Menurut Ferry Jensen, Founder Kyoto Indonesia, tekanan selama mudik itu luar biasa. Kendaraan harus menghadapi segala macam rintangan, mulai dari jalan rusak, kemacetan panjang, sampai perubahan kecepatan yang mendadak. Belum lagi beban mobil yang biasanya lebih berat karena penuh oleh barang dan penumpang. Semua itu memberi tekanan ekstra pada komponen di bagian bawah mobil.
Ujar Ferry dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).
Dia memaparkan, kondisi itu berpotensi memunculkan sejumlah masalah kalau ada komponen yang sudah aus. Mobil bisa terasa tidak stabil atau limbung saat bermanuver. Ban juga lebih cepat aus, tidak merata. Sering juga disertai gejala lain seperti setir bergetar atau bunyi-bunyi aneh dari kolong mobil.
Nah, karena itulah pemeriksaan baik sebelum maupun sesudah mudik jadi langkah penting. Tujuannya jelas, biar kendaraan tetap dalam kondisi optimal dan perjalanan kita lebih tenang.
Artikel Terkait
Menteri Kesehatan Ingatkan Cara Pakai Bantal Leher yang Benar Saat Mudik
Stellantis dan Indomobil Bawa Merek Listrik Leapmotor ke Indonesia Tahun Depan
Rafka Bawa Dendam dan Ancaman Maut di Episode Terbaru Mencintai Ipar Sendiri
Mitsubishi Targetkan Pangsa Pasar Dua Digit di Indonesia pada 2026