murianetwork.com - Pada Selasa yang kelam, pasar saham diguncang oleh berita mengejutkan. Hasil buruk dari bisnis kecerdasan buatan (AI) milik Microsoft dan Google menyebabkan kerugian sebesar Rp 3.000 triliun atau setara dengan US$ 190 miliar kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan terkait AI.
Investor yang sebelumnya optimis dengan masa depan teknologi AI, terutama dari raksasa-raksasa teknologi seperti Microsoft dan Alphabet, mendapati diri mereka kecewa.
Saham Alphabet merosot 5,6 persen setelah data pendapatan kuartal IV tidak memenuhi ekspektasi, sementara Microsoft juga tidak bisa menghindari tekanan pasar.
Sebelumnya, investor begitu antusias mengoleksi saham-saham perusahaan terkait AI, namun kini terjadi penjualan besar-besaran karena kinerja di bawah harapan.
Artikel Terkait
DFSK Pamerkan Super Cab dengan Crane dan Gelora E Listrik di Giicomvec 2024
Jeep Indonesia Luncurkan Wrangler dan Gladiator Facelift 2026 di Hari 4x4
Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali
WhatsApp Uji Coba Aplikasi Mandiri untuk CarPlay