murianetwork.com - Persaingan semakin ketat di pasar mobil listrik, terutama dengan dinamika harga yang menarik.
Hyundai terus menaikkan harga Ioniq 5, sementara mobil listrik dari China berusaha menjaga ketersediaan opsi terjangkau bagi konsumen.
Memasuki tahun 2024, harga lokal Ioniq 5 mencapai kisaran Rp 782 juta hingga Rp 895 juta. Ini menandai kenaikan yang signifikan dari harga sebelumnya yang berkisar antara Rp 759 juta hingga Rp 870 juta.
Kenaikan ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor apa yang mendorong peningkatan harga tersebut, apakah terkait dengan peningkatan fitur atau faktor lainnya.
Di sisi lain, mobil listrik China, seperti MG4 EV, menunjukkan tren berbeda. Awalnya dijual sebagai Completely Built-Up (CBU) dengan harga Rp 699,9 juta, kini harganya menjadi lebih terjangkau setelah beralih ke status Completely Knocked Down (CKD) dan dibanderol hanya Rp 433 juta.
Artikel Terkait
Dari Bensin ke Listrik: Kisah Driver Ojol yang Hemat Rp 45 Ribu Sehari
Hyundai Creta Alpha Meluncur, Tampil Garang dengan Sentuhan Hitam Dominan
Pasar Otomotif Indonesia 2026: Gelombang Baru Merek Premium dan Listrik Siap Serbu
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia