murianetwork.com – Bencana banjir dapat melanda tanpa terduga, bahkan di parkiran basement kantor, apartemen, dan lokasi parkir lainnya. Tentu akan sangat mengkhawatirkan kalau sampai mobil AutoFamily menjadi korbannya.
“Sebenarnya tidak ada masalah dengan parkir di basement sebuah gedung. Namun namanya kejadian tidak terduga, ada potensi mobil terendam banjir lantaran tanggul yang jebol. Jangan panik kalau sampai mobil tidak sempat diselamatkan, pahami risiko masalah dan cara menanganinya supaya mobil kembali normal,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000, Rabu (10/01/2024).
Risiko Masalah Mobil Terendam Banjir
- Mesin Kena Water Hammer
Water hammer atau bagian dalam mesin kemasukan air merupakan kondisi yang sangat tidak diinginkan pemilik mobil.
Karena begitu air masuk, otomatis mesin tidak boleh dinyalakan, untuk mencegah komponen di dalam ruang mesin seperti piston dan katup jebol.
Tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan kalau sampai terjadi.
- Sistem Kelistrikan Bermasalah
Komponen kelistrikan sangat rentan saat mobil terendam banjir, khususnya dalam waktu lama.
Perlahan air dapat masuk ke celah sambungan kabel atau konektor kelistrikan yang membuatnya rusak.
Sangat berbahaya, apalagi jika air berhasil menjangkau area sensitif seperti ECU atau sensor-sensor mobil.
- Serangan Karat
Proses terjadinya karat yang lama membuat AutoFamily tidak waspada. Apalagi bila kurang mengecek bagian yang sensitif seperti kolong mobil.
Malas mencuci mobil membuat karat lebih mudah berkembang. Lakukan pelapisan ulang anti karat di bengkel Auto2000 sebagai langkah pencegahan.
- Rem Mobil Blong
Air yang menyelinap ke dalam saluran cairan rem bisa merusak formulanya dan tidak dapat bekerja optimal.
Selain itu, karat yang menyerang komponen mekanikal seperti cakram atau teromol rem, juga bisa membuat rem mobil gagal bekerja.
Tentu akan berbahaya kalau beberapa waktu setelah mobil kebanjiran tetiba rem mobil blong.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: viralnews.id
Artikel Terkait
Polisi Kanada Gunakan Drone untuk Tilang, Justru Dituding Sebagai Sumber Gangguan
Honda Stylo 160 Jadi Primadona, Wahana Honda Jual Lebih dari 500 Unit di IIMS 2026
China Siap Larang Kemudi Yoke pada Mobil Listrik Mulai 2027
Jetour T2 Tembus 1.000 SPK, Fokus Beralih ke Layanan Purna Jual