Drama Klasemen Terakhir PON Bela Diri 2025: DKI Vs Jabar, Siapa Juara Umum?

- Minggu, 26 Oktober 2025 | 08:12 WIB
Drama Klasemen Terakhir PON Bela Diri 2025: DKI Vs Jabar, Siapa Juara Umum?

Klasemen Medali PON Bela Diri 2025: DKI Jakarta Geser Jawa Barat di Puncak

Perolehan medali PON Bela Diri 2025 menunjukkan persaingan ketat antara DKI Jakarta dan Jawa Barat. DKI Jakarta berhasil menyalip posisi Jawa Barat, namun duel sengit untuk gelar juara umum masih berlanjut hingga hari terakhir kejuaraan di Kudus.

Hari Penentu di Djarum Arena Kudus

Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2024 di Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, memasuki fase krusial. Setelah 15 hari pertandingan, sembilan cabang olahraga bela diri telah menyelesaikan seluruh pertandingan. Kini, hanya wushu yang tersisa sebagai cabang penutup sekaligus penentu juara umum.

DKI Jakarta Rebut Pimpinan Klasemen

DKI Jakarta berhasil merebut pimpinan klasemen perolehan medali setelah tampil gemilang di hari kedua penyelenggaraan. Kontingen ibu kota menyumbang 4 medali emas dari total 8 medali emas yang diperebutkan pada hari tersebut.

Dominasi di Cabang Karate

Kesuksesan DKI Jakarta didukung oleh performa luar biasa di cabang karate, dimana mereka keluar sebagai juara umum. Prestasi ini diraih melalui perolehan 3 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu.

Data Terkini Perolehan Medali

DKI Jakarta mengumpulkan total 87 medali dengan rincian 36 emas, 21 perak, dan 30 perunggu. Sementara Jawa Barat mengoleksi jumlah medali yang sama (87), namun dengan komposisi berbeda: 34 emas, 18 perak, dan 35 perunggu. Selisih 2 medali emas inilah yang saat ini menguntungkan DKI Jakarta.

Hari Penentuan Juara Umum

PON Bela Diri 2025 akan berakhir pada Minggu, 26 Oktober 2024 di Djarum Arena Kudus. Pertandingan wushu menjadi penentu akhir siapa yang akan keluar sebagai juara umum dalam edisi pertama PON Bela Diri ini. Persaingan ketat antara dua kontingen terkuat ini dipastikan berlangsung hingga detik terakhir pertandingan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar