murianetwork.com - Pada obrolan eksklusif dengan Aris Indarto, legenda Persija ini ungkap bahwa zaman bermainnya selalu dilandasi dengan rasa hati dan dedikasi tinggi.
Aris Indarto, pemain senior Persija, mengungkapkan bahwa Persija bukan sekadar klub, tetapi jantung dan darahnya sendiri. Ia mengakui main dengan hati adalah kuncinya.
Dalam suasana santai, Aris mengungkapkan rasa syukurnya karena masih sehat dan semakin makmur. Ia menjelaskan bahwa dedikasinya untuk Persija tidak pernah pudar.
Mengenai pemain muda Persija, Aris menyatakan bahwa materi pemain selalu bagus di level muda, namun tantangan timbul saat pemain tersebut menjadi senior.
Baca Juga: Kejuatan di Boxing Day, Manchester United dan Arsenal Tumbang Ditangan Klub Papan Bawah
Aris menceritakan tentang pemain muda yang cepat puas diri, menyoroti sindrom "Star" yang membuat beberapa pemain kehilangan fokus dan kegigihan.
Artikel Terkait
Infantino Tegaskan Piala Dunia 2026 di Meksiko Tetap Aman Meski Ada Gelombang Kekerasan
PSM Makassar Hadapi Persebaya dalam Duel Penuh Muatan Taktik dan Emosional
Stefan Bradl: Marc Marquez Favorit Juara MotoGP 2026, Bezzecchi Jadi Ancaman Terbesar
Yuran Fernandes Hadapi Bernardo Tavares, Reuni Emosional di Tengah Laga Persebaya vs PSM