murianetwork.com - Pada obrolan eksklusif dengan Aris Indarto, legenda Persija ini ungkap bahwa zaman bermainnya selalu dilandasi dengan rasa hati dan dedikasi tinggi.
Aris Indarto, pemain senior Persija, mengungkapkan bahwa Persija bukan sekadar klub, tetapi jantung dan darahnya sendiri. Ia mengakui main dengan hati adalah kuncinya.
Dalam suasana santai, Aris mengungkapkan rasa syukurnya karena masih sehat dan semakin makmur. Ia menjelaskan bahwa dedikasinya untuk Persija tidak pernah pudar.
Mengenai pemain muda Persija, Aris menyatakan bahwa materi pemain selalu bagus di level muda, namun tantangan timbul saat pemain tersebut menjadi senior.
Baca Juga: Kejuatan di Boxing Day, Manchester United dan Arsenal Tumbang Ditangan Klub Papan Bawah
Aris menceritakan tentang pemain muda yang cepat puas diri, menyoroti sindrom "Star" yang membuat beberapa pemain kehilangan fokus dan kegigihan.
Artikel Terkait
Julio Cesar Siap Hadapi Badai Emosi Derbi Persib vs Persija di GBLA
Debut Rosenior di Chelsea Dibuka dengan Pesta Gol di Piala FA
Jonatan Christie Akui Keunggulan Kunlavut Usai Tumbang di Semifinal Malaysia Open
Drama 10 Gol di Etihad, Dua Bunuh Diri Perparah Pesta City