Emma Raducanu dipastikan absen dari Wimbledon 2026. Petenis Inggris berusia 23 tahun itu mengundurkan diri pada Minggu malam, 28 Juni 2026, hanya beberapa jam sebelum laga babak pertamanya dijadwalkan berlangsung. Penyebabnya, cedera fraktur stres di kaki kanan bawah yang terdeteksi setelah pemindaian terakhir.
"Saya sudah melakukan segala kemungkinan untuk bisa tampil, tetapi setelah pemindaian tadi malam, cedera yang saya kelola berkembang menjadi fraktur stres," ujar Raducanu, juara US Open 2021, dalam pernyataannya.
Tim medis menyarankan Raducanu untuk tidak memaksakan diri bermain di All England Club. Ia pun mengakui keputusan itu sangat berat, terutama karena turnamen ini digelar di hadapan publik sendiri. "Bermain di Wimbledon, di depan pendukung tuan rumah, sangat berarti bagi saya. Ini sungguh sulit diterima," katanya.
Sebelum hasil pemindaian keluar, Raducanu sempat optimis bisa tampil. Dalam konferensi pers jelang turnamen, ia bahkan mengatakan, "Rencananya saya akan bermain." Namun, cedera yang muncul setelah ia menjalani lima pertandingan di Queen's Club Championships turnamen pertamanya setelah absen cukup lama membuat kondisi fisiknya memburuk. "Queen's mungkin terlalu berat bagi saya. Lima pertandingan setelah lama tidak bertanding, itu sangat banyak," ujarnya.
Raducanu menegaskan bahwa ia telah menjalani perawatan intensif bersama timnya. "Saya melakukan semua yang bisa dilakukan bersama tim dalam hal perawatan," katanya. Meski menghadapi kemunduran besar, ia bersyukur mendapat dukungan dari orang-orang terdekat. "Saya memiliki orang-orang hebat di sekitar saya. Dukungan dari tim, keluarga, dan teman-teman sangat berarti. Berada di sekitar orang-orang positif selalu membantu melewati masa sulit," ucapnya.
Di luar lapangan, Raducanu dikabarkan menjalin hubungan dekat dengan John Friend, seorang eksekutif hubungan masyarakat berusia 32 tahun. Kehadirannya disebut memberikan dampak positif bagi kepercayaan diri Raducanu. "Emma tampak lebih percaya diri, lebih memahami dirinya sendiri, dan mendapatkan kembali energi positif yang dulu membuat semua orang menyukainya. Kehadiran John menjadi dukungan yang luar biasa," ujar sumber dekat pasangan tersebut.
Artikel Terkait
Belanda Vs Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Ketajaman Oranye Lawan Tembok Pertahanan Singa Atlas
Ketua DPRD Parepare Jagokan Brasil Juara Piala Dunia 2026
Jerman Hadapi Paraguay di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jepang Optimis Hadapi Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026