Dedi Mulyadi Tantang Pandji: Buktikan Sendiri, Saya Gubernur Konten atau Nyata?

- Selasa, 06 Januari 2026 | 21:30 WIB
Dedi Mulyadi Tantang Pandji: Buktikan Sendiri, Saya Gubernur Konten atau Nyata?
Tanggapan Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi Menjawab Pandji: "Datang Saja ke Jabar"

Sorotan Pandji Pragiwaksono soal kebiasaan pilkada di Jawa Barat yang disebutnya gemar memilih artis, akhirnya dibalas langsung oleh sang gubernur. Tanggapannya ternyata cukup santai, bahkan diwarnai tantangan.

Semuanya berawal dari sebuah video stand-up comedy Pandji yang beredar luas. Dalam cuplikannya, komika itu menyentil kultur politik di tanah Pasundan. Kritiknya tajam: masyarakat Jabar dinilainya kerap memilih pemimpin cuma karena populeritas, bukan track record atau kemampuan nyata.

"Ada lagi yang milih berdasarkan yang populer. Gue gak tau nih orang bisa kerja atau enggak. Gue gak tau ahlaknya, pokoknya populer aja," ujar Pandji.

Tak berhenti di situ, Pandji kemudian menyebut beberapa nama. Dia mengingatkan, dulu ada Deddy Mizwar, artis film, yang jadi gubernur. Lalu wakilnya, Dede Yusuf, dari dunia televisi. Nah, yang sekarang pun tak luput. "Sekarang gubernurnya Deddy Mulyadi, artis Youtube," cetusnya. Ya, Dedi Mulyadi yang dimaksud.

Ungkapan itu pun viral. Dan rupanya sampai juga ke telinga orang yang bersangkutan.

Alih-alang marah, Dedi Mulyadi justru membuat video balasan. Dengan gaya khasnya yang tenang, dia mengakui beberapa hal. Memang benar, kata dia, ada kecenderungan orang Jabar memilih figur yang dikenal luas. Tapi, ada fakta menarik yang dia ungkit.

"Termasuk nih orang Jawa Barat tuh milih pemimpin selalu yang keartisan. Tetapi sayang sekali Bang Pandji, Pak Deddy Mizwar dan Pak Dede Yusuf, waktu nyalonin jadi gubernur malah gak kepilih," ujar Dedi.

Dia bahkan mengingatkan, dirinya pernah mendampingi Deddy Mizwar sebagai calon wakil gubernur di Pilkada 2018. Mereka kalah. Pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang akhirnya menang.

Meski begitu, Dedi tak menampik bahwa dari kalangan artis itu ada juga yang punya kapasitas. Dia memuji Dede Yusuf, misalnya. Menurutnya, mantan wagub itu punya pemahaman pembangunan yang baik dan sudah dua kali memimpin komisi di Senayan.

Lalu, soal dirinya yang dijuluki "gubernur artis YouTube"? Dedi tampaknya tak ambil pusing. Justru, dia punya ajakan lain untuk Pandji.

"Nah, gini aja Kang Pandji datang ke Jabar. Keliling, lewatin tuh jalan-jalan provinsi ya. Kemudian keliling ke daerah-daerah di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Saya ngebangunnya benar apa enggak? Apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan?"

Intinya, dia mengajak Pandji untuk melihat sendiri kondisi di lapangan. Biar penilaiannya nanti tidak cuma berdasarkan materi komedi semata.

Di akhir tanggapannya, Dedi justru mengapresiasi kritik yang dibawakan dengan jenaka. Dia menekankan, dalam demokrasi setiap orang berhak menyampaikan pikiran dan koreksi. Asal dikemas dengan kreatif, itu justru sesuatu yang keren.

Begitulah. Sorotan yang awalnya pedas, dibalas dengan ajakan blusukan. Sekarang, tinggal menunggu apakah sang komika akan menerima tantangan itu.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar