Seekor kuda penarik andong terperosok ke selokan di Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Minggu (28/6) malam. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta diterjunkan untuk mengevakuasi hewan tersebut.
Komandan Regu Evakuasi Damkarmat Kota Yogyakarta Agus Firmansyah mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 00.00 WIB. "Kita dapat laporan masyarakat jam 12 (malam), kita tindak lanjuti evakuasi," kata Agus, Senin (29/6).
Sebanyak lima personel Damkarmat dikerahkan ke lokasi. Proses evakuasi dilakukan menggunakan katrol untuk mengangkat kuda dari selokan. "Untuk penanganan kuda tersebut, kita katrol ke atas. Dari sungai kecil itu sampai ke atas. Tapi untuk andongnya itu posisinya tetap di atas, kudanya yang jatuh ke bawah," jelasnya.
Menurut Agus, saat kejadian kusir sedang dalam perjalanan pulang. Namun, kuda tiba-tiba berbelok ke arah kiri hingga akhirnya masuk ke selokan. "Posisi dia (kusir) mau pulang, ternyata lewat jalan tersebut, kejadian nggak tahu itu kudanya langsung berbelok, bergerak ke kiri. Jadi kusirnya juga mungkin kebingungan posisi kudanya itu langsung belok ke kiri," katanya.
Sebelum terperosok ke selokan, kuda sempat menabrak pembatas jalan. Sementara andong tidak ikut terjatuh. Beruntung, kusir tidak mengalami luka dalam insiden tersebut. Kuda hanya mengalami luka ringan akibat benturan dan masih bisa berjalan setelah dievakuasi.
"Kalau kusirnya itu aman, tidak ada luka. Tapi cuma ya kudanya kemungkinan karena masuk ke itu kan kena benturan toh. Ada luka sedikit tapi nggak begitu parah. Terus dia naik ke atas itu bisa jalan lagi," ujar Agus.
Usai proses evakuasi selesai, kusir bersama kudanya kembali pulang. "Kudanya langsung bisa jalan kok, aman," katanya.
Artikel Terkait
Mantan Gitaris Superglad Dadi Yudistira Meninggal karena Serangan Jantung
Produsen AC China Kebanjiran Pesanan dari Eropa akibat Gelombang Panas Ekstrem
Polisi: Belum Ada Laporan Pencurian Pelat Percetakan di Balik Penyekapan Karyawan Mau Print
Satgas Gakkum Lundup Bareskrim Selamatkan Keuangan Negara Hampir Rp 1 Triliun