Fasilitas Rorotan Ditarget Olah 1.000 Ton Sampah Per Hari, Kurangi Beban Bantargebang

- Senin, 09 Maret 2026 | 13:05 WIB
Fasilitas Rorotan Ditarget Olah 1.000 Ton Sampah Per Hari, Kurangi Beban Bantargebang

Jakarta punya kabar baru soal sampah. Fasilitas pengolahan di Rorotan, Jakarta Utara, ditargetkan bisa menangani hingga seribu ton sampah setiap harinya. Target ini, kalau tercapai, bakal bikin lega TPST Bantargebang yang selama ini jadi tumpuan utama.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bilang kalau saat ini fasilitas itu masih dalam tahap uji coba atau commissioning. Dia berharap prosesnya cepat rampung.

"Yang di Rorotan kami sedang melakukan commissioning. Mudah-mudahan segera selesai sehingga Rorotan bisa beroperasi normal,"

kata Pramono di Balai Kota, Senin lalu.

Memang, diakui Pramono, capaian awalnya mungkin belum langsung sesuai desain. Tapi ya, seribu ton per hari itu angka yang nggak main-main. Bantuan yang sangat berarti untuk ibu kota.

Dengan angka segitu, pengiriman sampah ke Bantargebang bisa dipangkas signifikan sekitar 1.000 sampai 1.500 ton per hari. Coba bayangkan, saat ini volume kiriman ke sana masih sekitar 7.400 hingga 8.000 ton setiap hari. Makin penuh saja.

"Jadi 1.000 ton per hari itu sudah sangat baik untuk operasional di Rorotan pada saat ini dan itu akan mengurangi sampah secara signifikan, mungkin sekitar 1.000-1.500 lah,"

ujarnya lagi.

Makanya, Pemprov DKI terus cari cara. Intinya sih, mengurangi ketergantungan pada Bantargebang. Caranya ya dengan bangun fasilitas pengolahan di dalam kota kayak Rorotan ini, plus dorong pemilahan sampah dari rumah.

Pramono menegaskan, kontribusi Rorotan akan terasa nyata.

"Kalau 1.000 ton bisa diolah di Rorotan, itu sudah sangat signifikan untuk mengurangi sampah yang dikirim ke Bantargebang,"

imbuhnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar