Mobil Puteri Indonesia 2022 Dilempar Batu di Pondok Indah, Polisi Selidiki CCTV

- Senin, 29 Juni 2026 | 20:40 WIB
Mobil Puteri Indonesia 2022 Dilempar Batu di Pondok Indah, Polisi Selidiki CCTV

Puteri Indonesia Pariwisata 2022, Adinda Cresheilla, mengalami insiden mengerikan saat berkendara di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (24/6) sore. Mobil yang dikemudikannya tiba-tiba dilempar batu oleh orang tak dikenal hingga kaca depan pecah.

Adinda membagikan kejadian itu melalui unggahan di story Instagram. Dalam rekaman video, terlihat batu runcing tertancap di kaca depan mobil, tepat di depan setir. Ia yang sedang mengemudi langsung kaget dan menepikan kendaraan. Suaranya terdengar syok dan menangis terisak sambil mengucap istigfar.

"Kemarin sore kena musibah tiba-tiba ada yang lempar batu di Jalan Metro Pondok Indah. Aku melaju di lajur paling kanan dan begitu kena lemparan batu aku langsung refleks ambil hape record bukti, nyalain hazard, dan nepi ke kiri jalan," tulis Adinda dalam keterangan video.

Polsek Kebayoran Lama telah menerima laporan dan langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Kapolsek Kompol Muhammad Kukuh Islami mengatakan, petugas bersama korban telah meninjau tempat kejadian perkara (TKP).

"Jadi itu bisa dilihat di video ada anggota dari reskrim yang mengecek TKP. Jadi saya setiap ada kejadian, memastikan anggota cek TKP. Jadi, korban itu bersama anggota Polsek untuk mengecek TKP," kata Kukuh saat dihubungi.

Polisi juga mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. "Nah, anggota cek TKP itu pasti harus melihat ada nggak CCTV di sekitar untuk mencari identitas pelaku," imbuhnya.

Langkah lain yang dilakukan adalah mengirim surat permintaan rekaman kamera e-TLE di sekitar lokasi. "Kita sudah mengirim surat ke ETLE untuk melihat CCTV. Kita juga menyisir CCTV sekitar, melakukan penyelidikan, apakah benar gitu loh batu orang yang melempar," lanjut Kukuh.

Batu yang digunakan pelaku telah diamankan sebagai barang bukti. "Kalau batunya sudah kita jadikan barang bukti dan nanti kita mau melihat dari CCTV untuk kejadiannya seperti apa gitu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Makanya kita menyurat ke ETLE, Satlantas untuk meminta CCTV dan saya juga suruh sisir CCTV yang ada di sekitar," pungkasnya.

Redaksi telah mencoba menghubungi Adinda melalui akun Instagramnya untuk meminta konfirmasi, namun hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags