Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Rabu (19/8) di zona merah. Indeks dibuka turun 40,043 poin atau 0,62 persen ke level 6.409,786. Pada preopening, IHSG bahkan sempat melemah lebih dalam, yakni 41,653 poin atau 0,65 persen ke 6.408,177.
Pelemahan juga terjadi di pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih bergerak turun. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah pada pukul 09.00 WIB berada di Rp 17.862, melemah 64 poin atau 0,36 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Kondisi serupa mewarnai mayoritas bursa saham Asia. Indeks Nikkei 225 di Jepang terkoreksi signifikan, turun 1.609,601 poin atau 2,39 persen ke 65.851,101. Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 111,259 poin atau 0,44 persen ke 25.359,890.
Di China, indeks SSE Composite turun 46,250 poin atau 1,16 persen ke 3.944,050. Indeks Straits Times di Singapura juga tertekan, turun 43,449 poin atau 0,76 persen ke 5.657,950.
Artikel Terkait
IHSG Diprediksi Menguat, Pelaku Pasar Menanti Keputusan BI
Pendaftaran CPNS Sekolah Kedinasan Dibuka, 4.770 Formasi Tersedia
Rupiah Diprediksi Masih Tertekan hingga Akhir 2026, Ini Kata Ekonom
IHSG Sesi I Melompat 1,26 Persen ke 6.482, Sektor Energi Jadi Penggerak