Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RW 12, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, berlangsung berbeda dari biasanya. Alih-alih sekadar lomba panjat pinang atau balap karung, warga menggelar serangkaian kegiatan bertema lingkungan yang mengajak masyarakat mengolah sampah menjadi karya bernilai.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan kantor RW Duren Sawit pada Minggu (16/8/2026) ini diisi dengan lomba memilah sampah, mengolah limbah plastik menjadi kerajinan, hingga pembuatan eco enzyme. Berbagai sampah plastik rumah tangga yang biasanya tak terpakai dikumpulkan dan disulap menjadi tas, pot bunga, hingga hiasan dinding.
Puncak acara terjadi saat warga menggelar fashion show dengan konsep ramah lingkungan. Anak-anak hingga orang dewasa tampil percaya diri di atas catwalk mengenakan busana yang terbuat dari limbah plastik, bukan kain pada umumnya. Desainnya unik dan beragam, membuktikan bahwa material yang kerap berakhir di tempat pembuangan akhir masih bisa memiliki fungsi baru.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan kebiasaan memilah sampah sejak dari lingkungan tempat tinggal. Warga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana yang dilakukan bersama-sama.
Anggota DPD RI Dailami Firdaus mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, gerakan memilah sampah harus dilakukan secara konsisten, bukan hanya menjadi kegiatan sesaat dalam rangka memperingati HUT RI. Ia pun mengajak masyarakat di berbagai wilayah untuk mendukung penerapan aturan pemilahan sampah di Jakarta serta mendorong penguatan pengelolaan sampah di tingkat pemerintah daerah.
Sementara itu, Lurah Duren Sawit Santi Nur Rifiandini mengajak seluruh RW di wilayahnya untuk ikut menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari aksi sederhana yang dilakukan bersama-sama oleh masyarakat.
Perayaan HUT ke-81 RI di Duren Sawit menjadi contoh bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan kreatif yang memberikan dampak nyata. Bukan hanya merayakan dengan kemeriahan, warga juga mengisinya dengan upaya mengurangi sampah dan menjaga lingkungan.
Artikel Terkait
Pabrik Bingkai di Duren Sawit Ludes Terbakar, 15 Jam Baru Padam
Pramono: Penertiban TPA Ilegal Tak Bisa Instan, Perlu Proses
Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit Padam Setelah 15 Jam, Tidak Ada Korban Jiwa
Kebakaran Melalap Pabrik Bingkai di Jakarta Timur, 100 Personel Damkar Dikerahkan