Satuan Tugas Penegakan Hukum terhadap Kejahatan Penyelundupan (Satgas Gakkum Lundup) Dittipideksus Bareskrim Polri berhasil menyelamatkan keuangan negara hampir Rp 1 triliun dari berbagai kasus impor ilegal. Keberhasilan ini diraih dalam kurun waktu dua bulan terakhir sejak satgas dibentuk pada April 2026.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Satgas Gakkum Lundup. Ia menilai langkah yang diambil Polri sangat progresif dan cepat dalam menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas penyelundupan di tanah air.
"Saya selaku Ketua Komisi III DPR RI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan acungan jempol kepada Polri, khususnya Satgas Gakkum Penyelundupan, atas respons yang sangat cepat, taktis, dan progresif dalam menindaklanjuti perintah Bapak Presiden RI untuk memberantas segala bentuk penyelundupan di tanah air," kata Habiburokhman kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengungkapkan, instruksi Presiden langsung dikerjakan oleh Satgas Gakkum Lundup dalam waktu empat hari. Polri dinilai berhasil membongkar kasus impor ilegal mulai dari penyelundupan gadget, pangan, hingga tekstil.
"Hanya dalam kurun waktu empat hari setelah instruksi Presiden dikeluarkan, Polri telah menunjukkan kinerja yang luar biasa nyata dan berdampak besar bagi stabilitas ekonomi nasional. Sungguh sebuah gerak cepat yang patut kita puji. Keberhasilan Satgas dalam mengungkap berbagai kasus kakap patut menjadi catatan emas," ujar Habiburokhman.
Ia merinci beberapa pengungkapan besar, antara lain penyelundupan 57 ribu unit ponsel (iPhone dan Android) yang berpotensi merugikan negara Rp253 miliar, penyelundupan bawang ilegal seberat 25 ton yang mengancam kedaulatan pangan, serta penyelundupan pakaian bekas dengan perputaran uang mencapai Rp669 miliar.
Komisi III DPR berkomitmen mendukung kinerja Polri yang progresif. Habiburokhman berharap pemberantasan barang impor ilegal dapat dituntaskan hingga ke akar-akarnya.
"Komisi III DPR RI selaku mitra kerja Polri akan terus mendukung penuh langkah tegas tanpa kompromi seperti ini. Kami berharap momentum ini terus dijaga, dikejar sampai ke akar-akarnya, dan tidak kendor. Terima kasih kepada Kapolri beserta seluruh jajaran Satgas Gakkum Penyelundupan. Teruslah bekerja demi melindungi hukum, masyarakat, dan perekonomian bangsa," ucapnya.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, menegaskan bahwa penegakan hukum ini merupakan bentuk komitmen nyata Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, melindungi industri dalam negeri, serta memastikan seluruh aktivitas perdagangan dan importasi berjalan sesuai hukum yang berlaku.
Artikel Terkait
Ibu Hamil Difabel Laporkan Suami ke Polisi karena Diduga Ditelantarkan
Mendagri Tito Karnavian: Pengelolaan Perbatasan Bukan Sekadar Isu Wilayah, tapi Wajah Negara
Perebutan Pacar Berujung Maut, Anak Punk Tewas Ditikam Rekan
Berkat Rumah BUMN BRI, Tiga Pelaku UMKM Kolaborasi Hadirkan Produk Sehat