Kroasia mengalahkan Panama 1-0 di Toronto, Selasa (23/6), memastikan langkah tim debutan itu terhenti di Grup L Piala Dunia 2026. Gol Ante Budimir pada menit ke-54 menjadi hadiah manis bagi Luka Modric yang menjalani laga ke-200 internasionalnya bersama Vatreni.
Babak Pertama: Panama Beri Tekanan, Kroasia Kesulitan
Panama menunjukkan performa di atas ekspektasi pada babak pertama. Kecepatan Jose Rodriguez dan Ismael Diaz beberapa kali merepotkan lini belakang Kroasia yang dikomandoi Josko Gvardiol.
Tim debutan Amerika Tengah itu tampil tanpa rasa gentar. Mereka beberapa kali mengancam gawang Dominik Livakovic meski belum mampu menembus pertahanan berlapis Vatreni.
Babak pertama berakhir tanpa gol. Statistik mencatat Panama unggul dalam jumlah tembakan tepat sasaran, sebuah sinyal bahwa tim asuhan Thomas Christiansen bukan lawan yang bisa diremehkan.
Keputusan Berani Dalic dan Gol Penentu Budimir
Pelatih Kroasia Zlatko Dalic bereaksi cepat terhadap performa buruk di babak pertama. Ia menarik keluar dua pemain dan memasukkan Ante Budimir serta Mario Pasalic saat turun minum.
Keputusan itu terbukti efektif hanya sembilan menit setelah babak kedua bergulir. Budimir, penyerang Osasuna, menyelesaikan umpan silang Josip Stanisic di tiang jauh dengan tenang.
Gol tersebut memaksa Panama bermain lebih terbuka. Namun usaha Jose Fajardo dan kolega selalu kandas di hadapan Livakovic yang melakukan beberapa penyelamatan krusial dalam satu rentang tekanan intensif.
Modric 200: Konsistensi di Usia Empat Puluh
Luka Modric memainkan laga internasionalnya yang ke-200, pencapaian yang hanya dimiliki empat pemain pria sebelumnya. Gelandang berusia 40 tahun itu menyelesaikan 88% umpannya sepanjang pertandingan.
Modric ditarik keluar pada menit ke-81 dan mendapat sambutan meriah dari rekan setimnya. Ia kini telah bermain di lima edisi Piala Dunia dan tampil dalam 19 laga di turnamen ini tanpa pernah mencatatkan akurasi umpan di bawah 80%.
Situasi Grup L: Kroasia Masih Bergantung pada Laga Lawan Ghana
Kemenangan ini membawa Kroasia ke posisi kedua klasemen Grup L dengan tiga poin. Inggris memimpin dengan empat poin, disusul Kroasia (3), Ghana (2), dan Panama (0) yang sudah pasti tersingkir.
Vatreni akan menghadapi Ghana pada laga terakhir grup akhir pekan ini. Hasil imbang sudah cukup memastikan langkah Kroasia ke babak 32 besar, sementara kemenangan akan mengamankan posisi puncak.
Panama harus pulang lebih awal pada debut Piala Dunia pertama mereka. Meski tanpa kemenangan, penampilan kompetitif mereka melawan runner-up 2018 layak mendapat apresiasi.
Artikel Terkait
Tim Mulai Pertimbangkan Finis Peringkat Tiga Demi Hindari Spanyol di Fase Gugur Piala Dunia 2026
Ronaldo Bungkam Kritik dengan Dua Gol, Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0
Kroasia ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Gol Tunggal Budimir Bungkam Panama di Toronto
Menpora Erick Thohir Larang Keras Pembajakan Atlet Jelang PON 2028