Ronaldo Bungkam Kritik dengan Dua Gol, Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0

- Rabu, 24 Juni 2026 | 08:30 WIB
Ronaldo Bungkam Kritik dengan Dua Gol, Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0

Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian setelah dua golnya membawa Portugal menaklukkan Uzbekistan dengan skor telak 5-0. Kemenangan di Houston itu seolah menjadi jawaban atas kritik yang menerpanya dalam sepekan terakhir. Dalam pernyataan panjang lebar seusai pertandingan, ia mengaku lega dan menegaskan bahwa kerja keras adalah kunci dari kebangkitannya.

“Itu hanya agar Anda tidak lupa!” ujar Ronaldo menanggapi teriakannya di akhir laga yang sempat diartikan sebagai pernyataan bahwa dirinya telah kembali. Ia menambahkan, respons seperti itu telah ia tunjukkan selama 23 tahun berkarier. Namun, yang paling membahagiakan baginya adalah kerja keras tim dan kepercayaan diri yang terus terjaga.

“Kami menerima banyak pukulan selama seminggu, kami tahu itu akan terjadi. Tim bekerja dengan sangat baik, kami banyak berkembang. Ada kejahatan yang datang untuk kebaikan,” katanya dalam wawancara yang dimuat di situs resmi Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).

Soal pencapaian pribadi, Ronaldo mengaku selalu senang memecahkan rekor. Namun, tujuan utamanya tetap membantu tim nasional. “Pertama adalah lolos dari babak penyisihan grup. Saya pikir, dengan 4 poin, kami sudah melakukannya. Saya sangat senang,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa semua hasil positif ini tidak lepas dari keyakinannya pada kerja keras. “Tuhan membantu mereka yang bekerja keras. Saya tahu rekan-rekan setim saya juga akan membantu. Itu adalah minggu yang sulit, minggu yang kelam, rasanya seperti saya sudah pensiun dari sepak bola. Tetapi saya bertahan, seperti yang selalu saya lakukan, karena saya lebih percaya pada kerja keras daripada apa pun,” ujarnya.

Ronaldo mengakui tekanan yang dihadapinya pekan ini sangat berat. “Kritiknya sangat keras, terutama terhadap saya… tetapi setelah 24 tahun berkarier, saya bisa mengatasinya dengan baik. Kritik selalu menghadirkan peluang untuk perbaikan,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya pengendalian diri di tengah berbagai hal buruk yang datang dari luar.

“Saya senang mencetak gol, tetapi yang terpenting adalah tim. Para pemain saling berdekatan. Itulah yang kami inginkan. Kami tahu bahwa jika kami bermain seperti ini, sangat sulit untuk menghentikan kami,” tandasnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar