"Sudah diketahui secara luas bahwa kinerja fisik dan kebugaran tingkat tinggi memiliki efek peningkatan dalam hal fungsi seksual secara keseluruhan," kata Dokter Ossai dikutip dari Bustle.
"Aktivitas seksual adalah teman yang benar-benar setia dalam hal suasana hati, manajemen nyeri, kualitas tidur, dan fungsi dasar panggul," tambahnya.
Beberapa pelatih melarang timnya untuk melakukan aktivitas seksual selama pelatihan karena takut akan mengganggu kinerja tubuh. Namun, sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Physiology menyatakan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung teori itu.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Chelsea Siap Tawar €40 Juta untuk Bek AC Milan, Strahinja Pavlovic
PSG Minta Penundaan Laga Lawan Lens, Klub Pesaing Tolak Tegas
Dari Pasar Sapi ke Podium Moto3: Perjalanan Veda Ega Pratama
Borneo FC Terancam Kehilangan Dua Bintang Andalan ke Persija dan Persib