Michael Carrick resmi ditetapkan sebagai pelatih permanen Manchester United setelah klub mencabut status interimnya dan memberikan kontrak baru berdurasi dua tahun pada Jumat waktu setempat. Keputusan ini diambil setelah penampilan impresif Carrick sejak mengambil alih kursi pelatih pada Januari 2026. Mantan gelandang Setan Merah itu berhasil membangkitkan tim dan mengembalikan persaingan ke papan atas Liga Inggris.
Sebelumnya, laporan pekan lalu menyebutkan bahwa Manchester United dan Carrick telah mencapai kesepakatan setelah kemenangan dramatis 3-2 atas Nottingham Forest. Proses finalisasi kontrak hanya tinggal menunggu penyelesaian detail administrasi. Informasi dari jurnalis The Athletic, Laurie Whitwell, mengungkapkan bahwa Carrick sempat dibandingkan dengan sejumlah kandidat lain sebelum akhirnya mendapat rekomendasi internal dari CEO Manchester United, Omar Berrada, dan Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, kepada Sir Jim Ratcliffe.
Ratcliffe kemudian memegang keputusan akhir sebelum Manchester United secara resmi memberikan kontrak permanen kepada Carrick. Penunjukan ini menjadi momen penting dalam perjalanan baru Setan Merah. Sejak menangani tim sebagai pelatih interim, Carrick membawa Manchester United finis di posisi tiga besar Liga Inggris dan memastikan tiket Liga Champions musim depan. Catatan itu menjadi pencapaian terbaik klub dalam dua musim terakhir.
Sementara itu, Manchester United tampil dominan pada paruh kedua musim. Setan Merah mengoleksi poin terbanyak di Liga Inggris sejak Januari dengan catatan 11 kemenangan dari 16 pertandingan. Tim asuhan Carrick sukses mengalahkan sejumlah rival kuat seperti Arsenal, Aston Villa, Chelsea, Liverpool, hingga Manchester City. Selama periode tersebut, Manchester United hanya menelan dua kekalahan dan unggul agregat gol 30-18 atas lawan-lawannya.
Berkat performa impresif itu, Carrick kini masuk nominasi Premier League Manager of the Season. Dia juga tercatat sebagai pelatih permanen ke-24 dalam sejarah modern Manchester United. Carrick menjadi sosok ketiga yang menangani Manchester United dalam lebih dari satu periode setelah Walter Crickmer dan Sir Matt Busby. Dia juga menjadi mantan pemain era Sir Alex Ferguson berikutnya yang dipercaya melatih tim utama setelah Ryan Giggs, Ole Gunnar Solskjaer, Ruud van Nistelrooy, dan Darren Fletcher.
Di bawah kepemimpinan Carrick, Bruno Fernandes tampil luar biasa. Gelandang asal Portugal itu memecahkan rekor assist sepanjang masa Manchester United dan menyamai rekor assist Liga Inggris sebanyak 20 assist dalam semusim. Bruno Fernandes juga masuk nominasi Premier League Player of the Season, memenangkan penghargaan Football Writers’ Association Footballer of the Year, serta meraih trofi Sir Matt Busby Player of the Year kelima sepanjang kariernya bersama Manchester United. Catatan itu melewati rekor Cristiano Ronaldo yang sebelumnya mengoleksi empat penghargaan.
Di sisi lain, Kobbie Mainoo juga menunjukkan peningkatan performa signifikan bersama Carrick. Gelandang muda tersebut tampil sebagai starter dalam 14 pertandingan dan mencetak gol kemenangan melawan Liverpool pada pekan yang sama saat dia menandatangani kontrak baru bersama Manchester United. Mainoo kini turut masuk nominasi Premier League Young Player of the Season. Sementara itu, Manchester United akan menutup musim 2026-2027 dengan laga tandang menghadapi Brighton and Hove Albion pada Minggu, 24 Mei 2026.
Artikel Terkait
Persib Diminta Tunda Euforia Juara, Federico Barba Ingatkan Laga Kontra Persijap Belum Mudah
Appi Cerita ke Mahasiswa Unhas: Pernah Kalah Lawan Kotak Kosong hingga Bangkit Jadi Wali Kota Makassar
Madura United Hidup-Mati Hadapi PSM Makassar demi Bertahan di Liga 1
Marc Klok Beri Kode ke Bobotoh, Persib Bandung Dikaitkan dengan Eks PSV Eindhoven Bart Ramselaar