Madura United Hidup-Mati Hadapi PSM Makassar demi Bertahan di Liga 1

- Jumat, 22 Mei 2026 | 18:30 WIB
Madura United Hidup-Mati Hadapi PSM Makassar demi Bertahan di Liga 1

Madura United FC berada dalam situasi hidup-mati untuk menghindari degradasi ke Liga 2. Laga penentuan melawan PSM Makassar pada 23 Mei mendatang akan menjadi batu ujian terakhir bagi Laskar Sape Kerrab untuk mempertahankan tempat mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Manajemen klub telah menjanjikan bonus khusus bagi para pemain jika berhasil mengalahkan Juku Eja dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan tersebut.

Pelatih Madura United, Rakhmat Basuki, menegaskan bahwa persiapan tim telah dilakukan secara maksimal menjelang laga krusial tersebut. Seluruh pemain, menurutnya, memiliki motivasi tinggi untuk memberikan performa terbaik demi menjaga posisi klub di kompetisi elite.

“Mudah-mudahan apa yang kami persiapkan bisa berjalan dengan baik,” katanya saat ditemui menjelang pertandingan.

Rakhmat Basuki, yang akrab disapa RB, menyadari bahwa tekanan besar tengah dipikul oleh Lulinha dan rekan-rekannya. Namun, ia yakin anak asuhnya mampu mengatasi tekanan tersebut dengan sikap profesional dan kerja keras.

“Sepak bola memang seperti ini. Kami harus bisa mencintai dinamika yang ada. Kami akan menikmatinya dengan bekerja keras serta bertarung sampai akhir,” jelasnya.

Sementara itu, manajemen klub telah menyiapkan bonus khusus apabila tim berhasil meraih kemenangan atas PSM Makassar. Meski demikian, Rakhmat Basuki meminta para pemain untuk tetap fokus pada jalannya pertandingan tanpa terganggu oleh iming-iming hadiah tersebut.

“Yang jelas, reward dari manajemen pasti ada. Insyaallah, itu tidak akan pernah diingkari oleh manajemen,” bebernya.

Presiden Madura United FC, Achsanul Qosasi, menekankan pentingnya seluruh pemain mengerahkan kemampuan terbaik demi memastikan keberlangsungan klub di kompetisi tertinggi. Ia menegaskan bahwa nasib tim harus ditentukan oleh usaha sendiri tanpa bergantung pada hasil pihak lain.

“Kami harus menentukan nasib di tangan sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, Achsanul mengajak para suporter untuk memadati Stadion Gelora Bangkalan sebagai bentuk dukungan penuh kepada Madura United. Ia ingin membuktikan bahwa klub ini adalah kebanggaan masyarakat Madura dan berharap kemenangan bisa diraih di kandang sendiri.

“Saya sampaikan bahwa klub ini milik orang Madura. Semoga kami bisa memenangkan pertandingan melawan PSM,” pungkasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar