Neymar Alami Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026, Ancelotti Tetap Andalkan Pengalamannya

- Jumat, 22 Mei 2026 | 09:00 WIB
Neymar Alami Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026, Ancelotti Tetap Andalkan Pengalamannya

Kabar kurang baik kembali menghampiri Neymar menjelang putaran final Piala Dunia 2026. Pemain berusia 34 tahun itu mengalami cedera pada betisnya saat menjalani persiapan bersama tim nasional Brasil, yang memaksanya absen dalam laga Santos FC kontra San Lorenzo. Kondisi ini pun memunculkan tanda tanya besar mengenai kesiapannya untuk berlaga di turnamen sepak bola paling bergengsi antarnegara tersebut.

Dokter klub Santos, Rodrigo Zogaib, menjelaskan bahwa Neymar mengalami edema ringan pada betisnya. Meski demikian, menurut Zogaib, kondisi tersebut tidak masuk dalam kategori cedera serius dan proses pemulihan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Neymar mengalami cedera ringan pada betis, berupa edema,” jelas Zogaib.

“Namun, sesuai rencana pemulihan kami, perkembangannya memungkinkan dia fit pekan depan ketika bergabung dengan tim nasional,” tambahnya.

Cedera ini muncul di tengah kontroversi pemanggilan Neymar ke skuad Selecao. Sebelumnya, ia sempat dikritik karena tetap dipanggil meskipun baru tampil sebanyak 15 kali sepanjang musim ini akibat cedera anterior cruciate ligament (ACL) serius yang dideritanya pada Oktober 2023. Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan kepercayaan penuh kepada Neymar dan menilai pengalaman sang pemain sangat krusial dalam perburuan gelar juara dunia.

“Kami memantau Neymar sepanjang musim. Belakangan ini dia benar-benar mengalami peningkatan, terutama kondisi fisiknya,” kata Ancelotti saat ditemui.

“Dia pemain penting dan akan sangat penting di Piala Dunia nanti,” pungkasnya.

Di sisi lain, Ancelotti menegaskan bahwa Neymar tidak akan mendapat perlakuan istimewa di dalam skuad. Semua pemain, tanpa terkecuali, memiliki tanggung jawab yang sama untuk bersaing memperebutkan tempat di lapangan.

“Neymar memiliki tanggung jawab yang sama seperti 25 pemain lainnya. Dia bisa bermain, tidak bermain, berada di bangku cadangan, atau masuk sebagai pemain pengganti,” jelas pelatih asal Italia tersebut.

Ancelotti juga menekankan pentingnya pengalaman dalam membangun tim yang kompetitif, terutama di posisi penjaga gawang dan lini serang. Ia mengakui bahwa pemilihan 26 pemain terbaik untuk Piala Dunia adalah keputusan yang sulit karena persaingan internal yang sangat ketat.

“Saya yakin ini bukan skuad yang sempurna, karena tim sempurna itu tidak ada. Tetapi kami ingin menjadi tim yang tangguh untuk mencoba memenangkan Piala Dunia,” bebernya.

Sementara Neymar masih mendapat tempat di skuad, beberapa nama besar justru harus tersingkir dalam daftar pilihan Ancelotti. Penyerang Chelsea FC, Joao Pedro, tidak masuk dalam skuad, begitu juga dengan Richarlison, Joelinton, dan Rodrygo yang tidak dipanggil ke tim nasional Brasil kali ini.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar