Keluarga Herman Budianto Sudarsono akhirnya dapat bernapas lega setelah relawan kemanusiaan asal Ponorogo itu dinyatakan dibebaskan dari tahanan tentara Israel. Herman sebelumnya ditahan saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 menuju Palestina. Kini, keluarga telah menjalin komunikasi dengan Herman yang tengah menjalani proses pemulangan ke Tanah Air.
Kabar pembebasan itu dibenarkan oleh adik Herman, Diah Puspasari, yang tinggal di Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo. Menurut Diah, informasi mengenai pembebasan kakaknya diterima keluarga pada Kamis sore.
“Iya, sudah dibebaskan, cuma ini proses perpulangannya. Masih mantau proses perpulangannya,” ujar Diah saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).
Diah menuturkan, kabar pertama kali diterima dari istri Herman melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 16.00 WIB. “Jam 4 kayaknya, habis ashar. Dapat kabar pertama dari istrinya lewat WA,” katanya.
Selama masa penantian, keluarga sempat diliputi kecemasan setelah beredar kabar mengenai adanya relawan yang mengalami penyiksaan hingga pelecehan seksual selama masa penahanan. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai identitas relawan yang dimaksud. Di tengah ketidakpastian itu, keluarga tetap berharap Herman dapat segera kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat.
Artikel Terkait
Aktivis Global Sumud Flotilla Laporkan Penyiksaan, Pelecehan Seksual, dan Kelaparan Selama Ditahan Israel
Alpukat Kenya Tiba di Cina, Era Baru Dagang Bebas Tarif dengan Afrika Dimulai
Raja Norwegia Umumkan Skuad Piala Dunia, Odegaard Pimpin Norwegia Diperkuat Haaland
Gangguan Lokomotif di Stasiun Pasar Senen, Enam Perjalanan KRL Alami Rekayasa Rute