Dekranas Tutup Bimtek Pewarna Alami di Alor, Dorong Inovasi Tenun Ramah Lingkungan

- Jumat, 22 Mei 2026 | 09:45 WIB
Dekranas Tutup Bimtek Pewarna Alami di Alor, Dorong Inovasi Tenun Ramah Lingkungan

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) UMKM bidang wastra yang berlangsung di Sentra Tenun Gunung Mako, Desa Alor Besar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara yang mengusung tema “Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Pewarna Alami” itu digelar pada Selasa (19/5) dan diikuti oleh puluhan peserta, mayoritas dari kalangan generasi muda.

Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan cinderamata dari Dekranas kepada para narasumber. Dalam kesempatan tersebut, Tri juga berdialog langsung dengan peserta dan meninjau proses pembuatan pewarna alami hingga tahap menenun. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan kerajinan tenun agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Menurut Tri, tenun bukan hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga harus mampu menarik minat generasi muda. “Kerajinan ini perlu terus dikembangkan agar tidak punah dan justru menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya saat berbincang dengan peserta.

Sementara itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan, mengungkapkan bahwa bimtek ini terselenggara berkat kerja sama antara Dekranas, Kemendagri, dan Nautika Foundation. Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan teknis para pelaku UMKM, sekaligus mendorong inovasi produk berbasis pewarna alami.

“Upaya ini kami harap mampu mendorong praktik produksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Fauzan dalam keterangan tertulis pada Jumat (22/5/2026).

Fauzan menambahkan, peserta pelatihan merupakan anak muda yang tengah merintis atau mengembangkan usaha berbasis potensi lokal dan produk ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kreativitas dan semangat berwirausaha dapat tumbuh sejak dini di kalangan generasi penerus.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Umum TP PKK Pusat, Lusje Anneke Tabalujan, bersama jajaran pengurus TP PKK lainnya, pengurus Perwosi, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTT Vera Johni Asadoma, Ketua Dekranasda Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, Direktur Nautika Foundation Hansen OI, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar