Drama adu penalti menjadi penentu gelar juara Championship 2025-2026 setelah Garudayaksa FC menundukkan tuan rumah PSS Sleman dengan skor 4-3 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/5/2026) malam. Laga final yang berlangsung selama 120 menit itu harus berakhir imbang 2-2 sebelum pemenang ditentukan melalui babak tos-tosan.
Sejak menit awal, pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi. PSS Sleman yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan dan terus menekan pertahanan Garudayaksa. Namun, tim tamu tidak tinggal diam. Mereka mampu memberikan ancaman melalui skema serangan balik cepat yang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22.
Alfin Faiz sukses membawa Garudayaksa unggul setelah memanfaatkan kesalahan kiper PSS, Ega Rizky, saat mengantisipasi bola. Gol tersebut membuat tim asuhan Widodo C. Putro semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. Keunggulan pun bertambah pada menit ke-36 ketika Everton Nascimento mencetak gol melalui titik penalti, mengubah skor menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol membuat PSS Sleman bermain lebih agresif. Super Elang Jawa terus berupaya membongkar pertahanan Garudayaksa, tetapi berbagai peluang gagal dikonversi menjadi gol hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, tekanan yang dilancarkan akhirnya membuahkan hasil. Gustavo Tocantins memperkecil ketertinggalan pada menit ke-59 setelah menjebol gawang Yoewanto Beny.
Gol tersebut mengangkat kepercayaan diri PSS secara drastis. Tim besutan Ansyari Lubis mulai mendominasi permainan dan terus mengurung pertahanan Garudayaksa sepanjang sisa babak kedua. Drama besar terjadi pada masa injury time ketika Gustavo Tocantins kembali mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2, memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Pada babak tambahan, kedua tim tetap tampil menyerang dengan intensitas tinggi. PSS dan Garudayaksa saling bergantian menciptakan peluang berbahaya, namun tidak ada tambahan gol tercipta hingga 2x15 menit berakhir. Final Championship 2025-2026 akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, PSS Sleman gagal memaksimalkan dua eksekusi penalti. Sebaliknya, Garudayaksa tampil lebih tenang dan sukses memenangkan duel dengan skor 4-3. Hasil ini memastikan Garudayaksa FC keluar sebagai juara Championship 2025-2026 setelah melewati pertandingan yang menegangkan di Stadion Maguwoharjo.
Artikel Terkait
PSM Makassar Aman dari Degradasi Berkat Hasil Imbang Persis vs Persebaya, Meski Kalah Telak dari Arema
Barcelona Raup Rekor Pendapatan Tiket hingga Rp307 Miliar dari Laga El Clasico Lawan Real Madrid
PSM Makassar Aman dari Degradasi, Hasil Imbang Persis vs Persebaya Jadi Penyelamat di Tengah Krisis Permainan
PSM Makassar Aman dari Degradasi Usai Persis Solo Ditahan Imbang Persebaya