Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Klasemen Pembalap Asia Usai Finis Keenam di Moto3 Spanyol

- Selasa, 28 April 2026 | 12:00 WIB
Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Klasemen Pembalap Asia Usai Finis Keenam di Moto3 Spanyol

Veda Ega Pratama Makin Kokoh di Puncak Asia Usai Seri Spanyol

JEREZ – Seri Spanyol di Sirkuit Jerez baru saja usai. Dan lagi-lagi, nama Veda Ega Pratama jadi perbincangan. Pembalap Indonesia ini finis di posisi keenam sebuah hasil yang bikin posisinya sebagai pembalap terbaik Asia di Moto3 2026 makin sulit tergoyahkan.

Veda sekarang unggul jauh dari rival terdekatnya, Hakim Danish dari Malaysia. Selisih poin mereka? Lumayan menganga. Dan ini bukan cuma soal angka, tapi juga soal dominasi yang mulai terasa nyata di kawasan Asia.

Balapan di Jerez memang punya cerita sendiri buat Veda. Sepanjang akhir pekan, pembalap muda binaan Honda Team Asia ini tampil solid. Bukan tanpa drama, sih. Tapi justru dari situlah kita bisa lihat mentalitasnya.

Di sesi kualifikasi pertama (Q1), dia tampil kompetitif. Finish sebagai runner-up dan lolos ke Q2. Tapi nahas, di Q2 hasilnya kurang maksimal. Start dari posisi ke-17 bukan posisi ideal buat seorang pembalap yang ingin naik podium.

Tapi balapan tetaplah balapan. Di lintasan Jerez yang legendaris itu, Veda mulai merangkak naik. Satu per satu pembalap dia salip. Hingga akhirnya, dia finis di posisi keenam, tepat di belakang Alvaro Carpe. Tambahan 10 poin dari hasil ini mendongkrak posisinya ke peringkat enam klasemen sementara dengan total 37 poin dari empat seri.

“Ini balapan yang sangat positif buat saya,” kata Veda dalam keterangan resmi yang dirilis timnya.

“Start saya baik, dan langsung bisa bergabung dengan grup yang bertarung di dalam 10 besar. Dari situ saya coba mengelola balapan selangkah demi selangkah, tetap konsisten.”

Hasil di Jerez ini seperti jawaban atas kekecewaan di seri Amerika Serikat sebelumnya. Waktu itu, Veda gagal finis karena terjatuh di lap kelima. Nah, di Spanyol, dia kembali ke jalur positif. Konsistensi sebagai pembalap papan atas mulai kelihatan.

Dominasi Veda di level Asia? Udah hampir nggak terbantahkan. Dengan 37 poin, dia jauh di atas Hakim Danish yang baru punya 12 poin. Selisih 25 poin cukup signifikan buat ukuran Moto3 yang kompetitifnya ketat banget.

Di sisi lain, pembalap Jepang Ryusei Yamanaka masih tertinggal dengan 2 poin. Sementara rekan setim Veda sendiri, Zen Mitani, bahkan belum mengoleksi poin sama sekali. Jadi ya, Veda benar-benar sendirian di puncak Asia.

Diawali dari Thailand

Sebenarnya, performa impresif Veda udah kelihatan sejak awal musim. Seri pembuka di Thailand, dia finis kelima. Lalu di Brasil, dia bikin sejarah dengan meraih podium ketiga. Meski sempat gagal di Amerika, balapan di Spanyol jadi bukti bahwa dia bukan pembalap musiman.

Sekarang, Veda masih tertinggal 53 poin dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles, yang udah mengoleksi 90 poin bareng tim CFMoto Aspar. Tapi tren positif di Jerez jadi sinyal kuat. Pembalap asal Gunungkidul ini punya kemampuan buat bersaing di papan atas.

Dengan konsistensi yang terus terjaga, peluang Veda buat terus naik di klasemen masih terbuka lebar. Apalagi, performanya yang stabil di tengah ketatnya persaingan Moto3 mulai bikin namanya diperhitungkan nggak cuma di Asia, tapi juga di level dunia.

Peringkat Pembalap Asia:

  1. Veda Ega Pratama (Indonesia): 37 poin (Posisi 6)
  2. Hakim Danish (Malaysia): 12 poin (Posisi 15)
  3. Ryusei Yamanaka (Jepang): 2 poin (Posisi 19)
  4. Zen Mitani (Jepang): 0 poin

Klasemen Pembalap Moto3 2026:

  1. Maximo Quiles (90)
  2. Alvaro Carpe (53)
  3. Adrian Fernandez (49)
  4. Valentin Perrone (47)
  5. Marco Morelli (45)
  6. Veda Ega Pratama (37)
  7. Guido Pini (36)
  8. David Almansa (33)
  9. Brian Uriarte (28)
  10. David Munoz (22)
  11. Rico Salmela (21)
  12. Casey O'Gorman (16)
  13. Adrian Cruces (14)
  14. Joel Esteban (13)
  15. Hakim Danish (12)
  16. Scott Ogden (10)
  17. Jesus Rios (8)
  18. Joel Kelso (8)
  19. Matteo Bertelle (7)
  20. Eddie O'Shea (7)
  21. Ryusei Yamanaka (2)
  22. Marcos Uriarte (2)
  23. Leo Rammerstorfer (0)
  24. Ruche Moodley (0)
  25. Zoe Mitani (0)
  26. Nicola Carraro (0)
  27. Cormac Buchanan (0)

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar