SENTANI Pekan lanjutan Liga Futsal Profesional 2026 di Istora Papua Bangkit, Minggu (26/4/2026), menyajikan dua pertandingan yang bikin penonton terpaku. Bintang Timur Surabaya dan Pangsuma FC sama-sama mencuri perhatian, tapi dengan cara yang berbeda.
Bintang Timur Surabaya tampil trengginas. Mereka menumbangkan Nanzaby Family FC dengan skor 4-1, sebuah kemenangan yang terbilang meyakinkan. Sementara itu, Pangsuma FC menghadirkan tontonan penuh drama. Mereka menaklukkan Moncongbulo FC dengan skor mencolok, 7-4. Dua laga, dua cerita yang sama-sama seru.
Bintang Timur Surabaya Tunjukkan Mental Juara
Sejak peluit awal dibunyikan, Bintang Timur langsung menggebrak. Baru satu menit laga berjalan, Rio Pangestu Putra sudah membobol gawang lawan. Cepat, brutal, dan efektif.
Tapi Nanzaby Family FC bukan lawan yang mudah menyerah. Mereka sempat menyamakan kedudukan lewat João Paulo Ortiz pada menit ke-14. Skor jadi 1-1, dan pertandingan pun kembali terbuka. Suasana di tribun mulai memanas.
Namun begitu, juara bertahan punya nyali yang berbeda. Hanya dua menit setelah gol balasan itu, Samuel Eko Putra mencetak gol. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-1 untuk Bintang Timur. Rasanya seperti pukulan balik yang cepat dan mematikan.
Memasuki babak kedua, dominasi mereka semakin terasa. Gol Firman Adriansyah pada menit ke-28 bikin jarak makin lebar. Nanzaby seperti kehabisan akal. Tekanan terus digencarkan, dan pada menit ke-38, Syauqi Sa'ud memastikan kemenangan 4-1. Pertandingan pun usai. Bintang Timur kembali menunjukkan kenapa mereka layak disebut tim besar.
Pangsuma FC Bangkit dan Hancurkan Moncongbulo
Di sisi lain, cerita Pangsuma FC justru lebih naik turun. Moncongbulo FC awalnya tampil meyakinkan. Mereka membuka keunggulan cepat lewat gol M Fichri di menit pertama. Penonton langsung bersorak.
Keunggulan itu bertambah pada menit ke-12 melalui M Subhan. Pangsuma FC sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol M Fajriyan di menit ke-17. Tapi Moncongbulo kembali menjauh setelah Jordy Rinalvi mencetak gol di menit ke-19. Babak pertama pun ditutup dengan skor 3-1 untuk Moncongbulo. Pangsuma tampak limbung.
Tapi entah apa yang terjadi di ruang ganti. Babak kedua, Pangsuma FC tampil seperti tim yang benar-benar berbeda. Mereka mencetak enam gol tambahan. Enam gol! Dias R memulai pada menit ke-27, lalu Johnatas Pereira mencetak dua gol (32' dan 36'), disusul Daniel Alves (34'), Romi Humandri (37'), dan M Nizar (38').
Moncongbulo hanya mampu menambah satu gol lewat M Subhan di menit ke-28. Itu pun tak cukup. Pangsuma FC memastikan kemenangan dramatis 7-4. Sebuah kebangkitan yang luar biasa di babak kedua. Penonton pulang dengan kepala geleng-geleng.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Jerez, Tunjukkan Kematangan dan Progres di Atas Rival
Real Madrid Segera Aktifkan Klausul €9 Juta untuk Tebus Nico Paz dari Como
642 Siswi dari 44 SD/MI Ramaikan Babak Final MilkLife Soccer Challenge Samarinda
Indonesia Menang Dramatis 3-2 atas Thailand di Piala Thomas 2026, Moh Zaki Ubaidillah Jadi Penentu