Di sisi lain, sejumlah ahli mulai memberikan analisis medisnya. Dr. Rajpal Brar, misalnya, memperkirakan masa pemulihan minimal tujuh bulan. Angka itu praktis menghapus peluang Ekitike membela Prancis di pesta sepak bola terbesar itu, sekaligus menutup musimnya lebih awal.
Analis cedera sepak bola @physioscout punya pandangan senada. Menurutnya, mekanisme cedera tanpa kontak saat pemain berakselerasi sangat khas untuk robekan Achilles.
“Dia terlihat memegang area Achilles dan betisnya. Kalau benar robek, pemulihannya bisa 7 sampai 9 bulan, atau mungkin lebih,” tulisnya.
“Memang perlu pemindaian untuk konfirmasi, tapi dari luar, sinyalnya tidak bagus,” lanjut analis itu.
Kalau prediksi para ahli ini akurat, konsekuensinya berat. Bukan cuma musim ini yang hilang untuk Ekitike, tapi juga awal musim depan. Buat Liverpool dan tentu saja timnas Prancis, ini adalah pukulan telak di momen yang sangat krusial. Nasib pemain 23 tahun itu kini bergantung pada hasil scan, sementara harapan untuk tampil di Piala Dunia kian menjauh.
Artikel Terkait
Bayarn Munchen Hadapi Real Madrid di Leg Kedua Semifinal Liga Champions dengan Agregat Tipis 2-1
Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diumumkan, Mulai Rp40 Ribu hingga Rp2,4 Juta
Pelatih Timnas U-17: Euforia Kemenangan 4-0 Harus Segera Diredam, Fokus ke Malaysia
Pemain Berekum Chelsea Tewas Ditembak dalam Perampokan Bersenjata Usai Laga