Duka di Ghana: Pemain Muda Tewas dalam Serangan Bersenjata
ACCRA Perjalanan pulang yang seharusnya biasa saja, berubah jadi mimpi buruk bagi rombongan Berekum Chelsea. Usai pertandingan Liga Premier Ghana pada hari Minggu, bus yang membawa pemain dan staf disergap oleh sekelompok pria bertopeng bersenjata. Serangan itu terjadi tiba-tiba, mengubah suasana di jalan menjadi chaos yang mencekam.
Dalam insiden tragis itu, Dominic Frimpong, pemain berusia 20 tahun, kehilangan nyawanya. Dia tewas ditembak oleh para perampok saat bus yang ditumpanginya menjadi sasaran tembakan. Menurut keterangan klub, para pelaku menggunakan senjata api, bahkan senapan serbu, dalam aksinya.
“Mereka mulai menembaki bus kami saat sopir mencoba mundur," tulis pernyataan resmi Berekum Chelsea.
“Para pemain dan staf melarikan diri ke semak-semak terdekat untuk berlindung."
Gambaran yang muncul sungguh mengerikan. Seluruh rombongan panik, berhamburan menyelamatkan diri ke dalam gelapnya malam. Hingga berita ini diturunkan, para pelaku masih buron dan belum berhasil ditangkap oleh aparat.
Artikel Terkait
Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diumumkan, Mulai Rp40 Ribu hingga Rp2,4 Juta
Pelatih Timnas U-17: Euforia Kemenangan 4-0 Harus Segera Diredam, Fokus ke Malaysia
Jorge Martín Bangkit dari Neraka 2025, Puncak Klasemen MotoGP 2026 Jadi Sasaran
Marquez Tak Terkejut, Akui Dominasi Aprilia di MotoGP 2026 Sudah Tampak Sejak Lama