Lubang di Jalan RE Martadinata Tewaskan Perempuan Pengendara Motor

- Kamis, 29 Januari 2026 | 20:54 WIB
Lubang di Jalan RE Martadinata Tewaskan Perempuan Pengendara Motor

Suasana siang di Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara, mendadak ricuh Selasa lalu. Tepatnya di depan gerai Kopi Kenangan, sebuah kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang perempuan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.20 WIB, mengubah jalanan yang biasa ramai itu menjadi lokasi duka.

Korban diketahui berinisial SA, usia 38 tahun. Ia tewas di tempat kejadian. Dari informasi awal, sepeda motor Honda BeAT yang dikendarainya ditabrak dari belakang oleh sebuah truk. Benturannya keras, dan nyawa SA tak tertolong.

Menurut sejumlah saksi yang melihat langsung, kejadiannya berlangsung cepat. Pengendara motor itu sempat mengurangi kecepatan. Bukan tanpa sebab ada lubang menganga di lajur kanan jalan yang ingin dihindarinya.

Namun, gerakan menghindar itu justru berakhir tragis.

“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk menabrak sepeda motor Honda BeAT yang berada di depannya,”

Demikian penjelasan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, dua hari pasca kejadian. Truk yang dimaksud adalah light dump truck Toyota Dyna, dikemudikan seorang berinisial IM. Saat itu, truk itu melaju dari arah timur ke barat.

Nampaknya, sang pengemudi truk tak punya cukup waktu atau ruang untuk bereaksi. Motor di depannya tiba-tiba melambat, dan tabrakan pun tak terelakkan.

“Pengendara motor tertabrak pada saat mengurangi kecepatan karena menghindari lubang yang ada di lajur kanan,”

tambah Sugihartono, mengonfirmasi kesaksian warga.

Pascakejadian, korban segera dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi. Sementara kedua kendaraan yang terlibat, motor dan truk, mengalami kerusakan yang tidak sedikit. Jalanan itu sendiri, menurut pengamatan, memang punya beberapa titik yang kurang mulus.

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berjalan. Semuanya ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas setempat. Mereka akan mengusut tuntas kronologi dan faktor penyebabnya.

“Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan untuk penyelidikan lebih lanjut,”

ucap Sugihartono menutup pernyataannya.

Di sisi lain, insiden ini jadi pengingat pilu bagi semua pengguna jalan. Polisi pun mengimbau agar pengendara lebih waspada, khususnya di ruas jalan yang kondisinya kurang baik. Menjaga jarak aman bukan sekadar saran, tapi bisa menjadi penyelamat nyawa. Sebab, di jalanan, bahaya kadang datang tak terduga dari depan, samping, atau bahkan dari belakang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar