JEREZ Bagi Jorge Martín, MotoGP 2025 adalah sebuah bab yang ingin segera dilupakan. Cedera panjang yang menghantuinya sepanjang musim itu benar-benar merusak ritme. Alih-alih fokus bertarung di lintasan, waktu pembalap Aprilia Racing itu lebih banyak dihabiskan untuk proses pemulihan yang melelahkan. Hasilnya? Dia terlempar dari persaingan untuk meraih hasil terbaik.
Kini, di MotoGP 2026, suasana sudah berubah total. Martín tampil beda sejak lampu hijau pertama musim ini. Posisi kedua di klasemen sementara dengan 77 poin mengumpul menjadi buktinya. Peluang untuk berebut gelar pun terbuka lebar. Namun begitu, bayangan musim kelabu itu rupanya belum sepenuhnya hilang.
Trauma itu masih membekas. Dengan jujur, Martín mengakui betapa beratnya melewati tahun lalu.
Dia bahkan enggan mengulik detailnya terlalu dalam. “Rasanya terlalu menyakitkan jika saya menghidupkan kembali setiap momen. Saya tidak bisa,” tambahnya.
Artikel Terkait
Pemain Berekum Chelsea Tewas Ditembak dalam Perampokan Bersenjata Usai Laga
Marquez Tak Terkejut, Akui Dominasi Aprilia di MotoGP 2026 Sudah Tampak Sejak Lama
Turnamen Domino di Palangka Raya Jadi Ajang Pencarian Atlet untuk Kejurnas 2026
Hodak Ingatkan Persib Tak Boleh Lengah Meski Puncaki Klasemen