Di sisi lain, drama pertandingan rupanya belum berakhir. Genoa punya jawaban di menit-menit penutupan. Junior Messias menjadi aktor utamanya. Ia berhasil mengelabui kiper lalu memberikan umpan matang kepada Ekuban yang sudah menunggu di depan gawang. Ekuban tinggal menuntaskannya dengan mudah, menggetarkan jala Sassuolo untuk kedua kalinya malam itu. Gol di menit ke-84 itu sekaligus menjadi penentu kemenangan.
Hasil 2-1 ini jelas sangat berarti bagi Genoa. Tiga poin penuh mengantarkan mereka naik ke posisi 13 klasemen dengan 36 poin. Beda cerita untuk Sassuolo. Kekalahan dalam tensi tinggi ini jadi pukulan telak. Mereka tetap terpaku di peringkat 11 dengan 42 poin, gagal memanfaatkan peluang untuk mendaki.
Jay Idzes sendiri bermain penuh dalam laga yang penuh gejolak ini, menghadapi tekanan beruntun dari serangan-serangan Genoa sejak peluit awal dibunyikan.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF 2026, Takluk 1-2 dari Thailand
Pelatih Persebaya Kagumi Atmosfer SUGBK Meski Timnya Dibantai Persija
Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2026, Hadapi Thailand
Persebaya Tumbang 0-3 dari Persija, Rachmat Irianto Akui Performa Tim Tak Memuaskan