Di sisi lain, Hodak punya prinsip jelas. Nasib juara harus ditentukan sendiri, bukan menunggu kecerobohan lawan.
“Kami ingin memenangkan sembilan final ini dan itu akan ditentukan oleh kami sendiri. Kami tak ingin bergantung kepada orang lain,” tuturnya lagi.
Tekanan di fase akhir memang besar. Hodak mengakuinya. Tapi dia yakin skuatnya punya mental dan konsistensi untuk bertahan di puncak. Kunci utamanya sederhana: tampil maksimal di setiap pertemuan.
Jalur menuju gelar itu terbuka lebar, ya. Namun jalan itu baru benar-benar mulus kalau Persib berhasil membidik sapu bersih. Sembilan laga lagi. Sembilan final. Impian juara tinggal selangkah lagi, asalkan mereka tak tersandung di lapangan sendiri.
Artikel Terkait
Pelatih Hector Souto Akui Persiapan Timnas Futsal Indonesia untuk Piala AFF 2026 Sangat Mepet
FIGC Krisis, Paolo Maldini Disebut Sebagai Calon Utama Presiden Baru
Bos Aprilia Peringatkan Timnya Jangan Lengah Meski Puncaki Klasemen MotoGP
Persija Bertekad Hentikan Tren 5 Laga Tak Terkalahkan Bhayangkara di Lampung