BANDUNG – Ambisi Persib Bandung terang-terangan: sapu bersih di sembilan laga sisa Super League 2025-2026. Tak main-main, pelatih Bojan Hodak dengan tegas menyebut sisa pertandingan itu sebagai penentu gelar juara. Semuanya di ujung tanduk.
Posisi Maung Bandung di puncak klasemen memang nyaman, mengoleksi 58 poin. Tapi keunggulan empat angka dari pesaing terdekat, Borneo FC yang di posisi kedua, sama sekali tak membuat Hodak lengah. Justru sebaliknya. Dia menekankan, fokus mutlak dibutuhkan sekarang. Setiap laga, tanpa kecuali.
“Bagi kami, sembilan laga sisa ini adalah final yang harus kami menangkan,” tegas Hodak.
Pernyataannya itu dikutip dari laman resmi klub. Bagi sang strategis asal Kroasia itu, fase akhir musim seperti ini tak memberi ruang untuk salah. Semua harus diperlakukan layaknya partai puncak.
Ujian pertama datang pekan ini. Minggu malam nanti (5/4/2026), mereka bertandang ke markas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim. Meski sang tuan rumah tercecer di papan bawah, tepatnya di posisi 17 dengan 20 poin, ancamannya riil. Semen Padang sedang berjuang mati-matian keluar dari jerat degradasi. Mereka cuma terpaut satu poin dari zona aman, yang kini ditempati Persis di peringkat 15. Situasi seperti ini seringkali melahirkan perlawanan sengit.
Artikel Terkait
Pelatih Hector Souto Akui Persiapan Timnas Futsal Indonesia untuk Piala AFF 2026 Sangat Mepet
FIGC Krisis, Paolo Maldini Disebut Sebagai Calon Utama Presiden Baru
Bos Aprilia Peringatkan Timnya Jangan Lengah Meski Puncaki Klasemen MotoGP
Persija Bertekad Hentikan Tren 5 Laga Tak Terkalahkan Bhayangkara di Lampung